Ketika The Walking Dead dirilis pada tahun 2012 dahulu, ia menjadi sebuah game groundbreaking yang membuat banyak gamer dan kritikus terkesima. Sang underdog bahkan merebut penghargaan sebagai game terbaik di beberapa ajang penghargaan tahun 2012 lalu, menjungkirkan beberapa game yang digarap dengan budget lebih besar. Cinematic storytelling yang diprakarsai oleh Telltale praktis mengubah dunia point and click adventure dan mengangkat nama Telltale Games menjadi salah satu developer kecil terkenal.

1
Survive

Ketika The Walking Dead season 2 dirilis dua tahun kemudian tanggapan kritikus cenderung lebih pasif. Kendati masih banyak gamer mengatakan bahwa entri ini memiliki jalan cerita yang menarik, hampir semua setuju kalau game ini tak mempertahankan kualitas dari prekuelnya. Banyak gamer pun menyatakan kekhawatiran mereka dengan bagaimana proyek Telltale Games semakin banyak, membuat mereka bertanya apakah studio ini memiliki cukup sumber daya untuk mempertahankan kualitas di tiap-tiap gamenya. Apabila Telltale Games dulunya sinonim dengan jalan cerita berkualitas, kesan tersebut mulai tergerus di tahun-tahun terakhir.

The Walking Dead: A New Frontier dirilis oleh Telltale Games di akhir 2016 lalu dengan sebuah jalan cerita dan tagline yang jelas: “New“. Harapan dari Telltale adalah ini akan menjadi sebuah soft reboot dari entri The Walking Dead yang berfokus pada karakter baru: Javier. Bagaimana dengan Clementine? Sosok yang sudah dimainkan oleh gamer semenjak entri pertama itu tetap akan ada di dalam game ini tetapi ia kembali pada peran sidekick ketimbang aktif seperti halnya game kedua.

5
The Final Frontier?

Kualitas dari A New Frontier sendiri terbilang standar. Jalan cerita dalam game ini tidak buruk dengan beberapa pilihan moral yang kadang masih membuatku kesulitan memutuskan. Akan tetapi semakin banyak memainkan game Telltale, semakin kamu sadar juga dengan ‘formula’ lawas yang mereka pakai. Ambil contoh dua karakter yang bisa kamu selamatkan dalam episode tertentu, hampir pasti dalam episode-episode berikutnya karakter tersebut kemudian akan mati, menjadikan keputusanmu untuk menyelamatkannya di episode sebelumnya seakan tak berkesan. Ini terjadi lagi dalam A New Frontier, ending The Walking Dead season kedua yang menunjukkan jalan cerita yang berbeda-beda praktis dibuang begitu saja, mengembalikan Clementine kepada status quo yang kamu lihat di dalam game ini di episode pertama.

4
New Hero?

Mengecewakan? Jelas.

Untung saja dalam Javier Telltale Games memberi gamer kesempatan menjajal sebuah cerita baru. Konflik yang dihadapi oleh Javier dan konflik yang dihadapi Clementine jauh berbeda sehingga dilema dan moralitasku dalam mengambil keputusan pun berbeda. Selain itu, usia Javier dan gendernya yang sama denganku membuat mengambil keputusan lebih mudah dibandingkan Lee (yang jauh lebih tua dibandingkanku) maupun Clementine (yang jauh lebih muda dibandingkanku). Tema brotherhood dan family yang diangkat dalam game ini pun bisa dibilang cukup berbeda dengan kedua entri The Walking Dead sebelumnya yang lebih mengedepankan father-daughter relationship dan survival.

Kualitas grafis dalam The Walking Dead: A New Frontier sudah mengalami lebih banyak upgrade dibandingkan season pertama dan bahkan kedua dulu. Akan tetapi saya tidak bisa tidak merasa bahwa kualitas cel shading dari Telltale sudah semakin ketinggalan jaman saja. Saya mengerti bahwa cel shading adalah ciri khas Telltale tetapi setelah melihat SETIAP entri mereka memakai engine grafis yang sama, rasanya melelahkan juga. Lagipula engine ini semakin lama semakin kesulitan menggambarkan adegan-adegan aksi yang hendak ditampilkan oleh Telltale di layar. Saya punya teori akan kenapa Telltale masih bersikeras menggunakan engine ini: jawabannya adalah pasar mobile dan handheld, Telltale ingin menjangkau konsumen sebanyak mungkin dan suka atau tidak fanbase mereka ada di platform iOS dan Android (dua season dari The Walking Dead sebelumnya terjual jutaan kopi di sana).

Pada akhirnya The Walking Dead: A New Frontier adalah entri yang solid – kalau tidak mau dibilang tidak berkesan dari Telltale Games. Memainkan game ini membuat saya rindu kapan Telltale Games benar-benar berfokus untuk menggarap sebuah game masterpiece seperti The Walking Dead Season 1 atau Tales from the Borderlands lagi. Semoga.

2
Apocalypse

Score: 7.5

Dennis sudah memainkan semua game rilisan Telltale Games setelah The Walking Dead season pertama. Ia dulu menganggap Telltale Games adalah developer yang sinonim dengan game dengan jalan cerita berkualitas. Sekarang ia tidak yakin lagi.

Leave a Reply