Setelah ending dari Infinity War mengejutkan banyak penonton tahun lalu, dunia dibuat bertanya-tanya. Bagaimana cara sisa superhero Marvel bisa menghentikan Thanos? Tidakkah sang Mad Titan sudah menang? Ia telah menggunakan Infinity Stone untuk menghapus setengah populasi kehidupan, menyisakan setengah sisanya dalam duka yang mendalam. Apa yang bisa dilakukan oleh para Avengers yang tersisa untuk menghentikan Thanos dan membawa teman-teman lama mereka kembali?

Avengers: Endgame mungkin adalah film superhero MCU yang paling dirahasiakan Marvel plotnya. Tadinya saya menyangka bahwa Marvel sudah banyak menyembunyikan rahasia dalam Avengers: Infinity War tetapi ternyata trailer dari Avengers: Endgame lebih parah lagi – penonton hanya dibuat meraba-raba mengenai apa yang bakalan terjadi di film ini. Dan sepertinya tim Marvel mulai dari produser, sutradara, sampai penulis skenario tahu benar kenapa itu harus dilakukan. Mereka toh tidak perlu trailer. Siapapun yang menonton Infinity War pasti akan kembali untuk menonton Endgame.

Singkat kata: menulis rangkuman dan resensi cerita Avengers: Endgame terlepas dari 10 – 15 menit pertamanya sudah merupakan spoiler besar dalam cerita. Apa yang saya bisa katakan di sini hanyalah para superhero yang tadinya absen di dalam film pertama: Hawkeye, Ant-man, dan Captain Marvel mendapatkan momen lebih banyak untuk bersinar di dalam film ini. Begitu juga dengan karakter-karakter inti Avengers: keenam anggota orisinil The Avengers yang di film sebelumnya terpecah belah kali ini dapat berkumpul kembali.

Kalian yang menginginkan Tony dan Steve bertemu kembali setelah perbedaan masalah mereka di Captain America: Civil War? Kalian akan mendapatkan momen itu di sini. Kalian ingin Hawkeye kembali muncul setelah absen di seantero Avengers: Infinity War? Ya, dia tampil di sini. Kalian ingin tahu bagaimana nasib Bruce Banner dan Hulk setelah keduanya dikalahkan oleh Thanos di film sebelumnya? Sekali lagi jangan khawatir, film ini akan menjawabnya. Singkat kata: Avengers: Endgame adalah sebuah film yang berbeda dari Avengers: Infinity War. Bila Infinity War merupakan kulminasi dari sedekade pembangunan cerita Marvel maka Endgame merupakan love letter dan akhir dari saga tersebut. Satu hal yang pasti: dunia MCU tidak akan pernah sama lagi setelah film ini berakhir.

Mengingat ini bisa jadi merupakan kali terakhir kita melihat anggota-anggota Avengers tertentu, setiap karakter di film ini menampilkan performa terbaiknya. Menyentuh sekali melihat Robert Downey Jr., Chris Evans, Chris Hemsworth, Scarlett Johansson, Mark Ruffalo, sampai Jeremy Renner menunjukkan kualitas akting mereka di film ini. Ada chemistry antara keenam tokoh ini yang tidak dimiliki dan belum bisa direplikasi oleh anggota-anggota cast yang baru. Itu wajar sebab bukankah memang keenamnya memiliki sejarah yang lebih lama?

Skenario yang ditulis oleh Christopher Markus dan Stephen McFreely ini mungkin akan menimbulkan pro kontra antara penonton film MCU. Ada yang menganggap plot yang ditulis duet ini mengambil jalan keluar yang mudah untuk ending Infinity War. Ada juga yang menganggap ini sebagai cara penulisan yang cerdik untuk memberi tribut bagi saga MCU… saya ada di kelompok kedua. Endgame adalah sebuah film yang dibuat untuk para fans MCU dan banyak adegan yang bisa disebut sebagai fanservice disematkan di film ini. Memuaskan? Tergantung. Apabila kamu fans lama MCU maka ya, hal tersebut sangatlah memuaskan. Di sisi lain kalau kamu penonton yang tak pernah tahu apa itu MCU dan upaya pertamamu adalah menonton film ini maka kamu diijamin akan kebingungan total menontonnya.

Seperti biasa penyutradaraan dari Russo bersaudara layak diacungi jempol. Ada satu adegan pertarungan pada klimaks film yang masih saja bisa membuat penonton bersorak dengan koreografi pertempuran dalamnya. Dua bersaudara ini juga cakap memakai karakter Captain Marvel yang overpowered. Dan yang paling penting, mereka mampu menampilkan momen-momen yang emosional di dalam film ini. Pada akhirnya yang paling penting dalam film superhero tetaplah membuat penonton (yang adalah manusia biasa) mencintai dan memahami mereka. Dan dalam semuanya itu, Avengers: Endgame adalah sebuah tontonan yang megah dan berhasil.

Menilik balik suatu hari nanti beberapa puluh tahun yang akan datang, kita akan mengingat saga MCU sebagai sebuah saga yang luar biasa yang digarap selama lebih dari satu dekade. Sebuah achievement dalam filmmaking. Satu saja yang bisa aku katakan adalah : Thank you for the 22 movies and 11 years of saga. Thank you for the memories. Saya percaya bahwa tidak akan pernah ada lagi saga sedahsyat MCU semasa saya hidup. What an achievement.

Score: A

Leave a Reply