Wingspan

Ada satu Board Game yang membuat heboh industrinya di awal tahun 2019 lalu, dan itu adalah Wingspan.

Wingspan tercipta dari sebuah badai sempurna. Ia diproduksi oleh Stonemaier Games, sebuah publisher yang dikenal menjadi produsen game-game yang berkualitas tinggi tetapi aksesibel dan mudah dimainkan siapa saja. Saat Wingspan dirilis hampir semua reviewer Board Game terkenal di Youtube mulai dari Rahdo, Board Game Geek, sampai Tom Vasel memuji-mujinya. Beberapa lagi bahkan secara berani mencanangkan bahwa Wingspan PASTI akan mendapatkan satu slot di dalam Top Ten Board Games of the Year bagi mereka. Hype pun terbangun dan semua gamer berlomba-lomba mencari Wingspan. Sialnya, bahkan Stonemaier Games sendiri tidak menyangka Wingspan akan menjadi breakout hit dan produksi mereka kewalahan menangani jumlah order yang membludak. Kelangkaan Wingspan di pasar makin menghebohkan hype dari game ini dan semakin banyak orang mencari Board Game ini – sebuah lingkaran hype yang sempurna.

Setelah beberapa bulan berlalu dan hype dari Wingspan mulai menurun, saya berkesempatan untuk akhirnya memainkan game ini dan memverifikasi sendiri: apa benar Wingspan seheboh yang digadang-gadang oleh hype-nya itu?

Wingspan adalah sebuah game debut dari otak Elizabeth Hargrave tentang… bird watching, alias menonton burung. Walau banyak orang menilai ini sebagai hobi yang nyentrik, percaya atau tidak Wingspan bukan medium pertama di mana saya mendengar akan adanya hobi ini. Saya pertama kali tahu hobi ini saat menonton film The Big Year-nya Owen Wilson dan Jack Black – dan dari film itu tahu betapa seriusnya hobi ini bagi orang yang menggelutinya. Nah, hobi Bird Watching itu dibawa dalam format Board Game secara sangat baik oleh Hargrave.

Di dalam game ini kamu adalah seorang ilmuwan yang mempelajari berbagai jenis burung yang hidup di dalam alam liar secara bebas. Daya tarik dari Wingspan terdiri dari ratusan kartu spesies burung yang ada. Hebatnya lagi, tidak satupun dari kartu spesies burung itu yang sama. Semuanya memiliki jenis, habitat, bahkan lebar sayap (wingspan) yang berbeda, membuat setiap jenis burung di dalam game ini unik. Mekanisme utama dari Wingspan terletak pada bagaimana kamu membangun engine permainan yang memperkuat permainanmu di setiap rondenya dan design Hargrave membuat prosesinya terasa sangat mulus dan elegan – bak kepakan sayap seekor burung yang mengikuti angin. Indah!

Setiap burung di dalam dek game ini bisa masuk ke tiga habitat yang berbeda: Forest, Grasslands, dan Wetlands. Ketiga habitat ini mempengaruhi hal yang berbeda. Forest menyediakan makanan, Grasslands memberikan telur burung, dan Wetlands mengijinkan pemain mengambil kartu burung yang baru dari dek. Ketiga elemen ini saling mengisi satu sama lain dan sebagai pemain kamu akan selalu berusaha mengoptimalkan poin yang bisa kamu dapatkan dengan berbagai cara yang ada. Kamu bisa mendapatkan poin dengan memasukkan kartu burung baru di dalam salah satu habitat yang ada, kamu juga bisa mendapatkan poin dari setiap telur yang ada di burung-burungmu maupun dari obyektif setiap ronde dan kartu obyektif personal milikmu. Seakan-akan semua cara itu kurang, akan ada burung-burung tertentu yang memiliki kemampuan meletakkan makanan atau kartu di tumpukannya dan nantinya juga akan dihitung sebagai poin di akhir permainan. Membaca begitu banyak cara untuk mendapatkan poin di dalam game ini jangan lantas beranggapan bahwa game ini adalah sebuah game bertipe Point Salad. Lebih tepatnya adalah Hargrave memberi pemain berbagai opsi untuk mendapatkan poin tetapi kemenangan hanya akan kamu peroleh kalau mekanisme Engine (burung) yang kamu pakai mampu bersinergi satu sama lain sehingga menghasilkan poin sebanyak mungkin dalam langkah yang sesedikit mungkin.

Apabila gameplay dari Wingspan sudah sedemikian solidnya, apa yang membuat ia semakin cantik adalah komponen-komponennya. Ilustrasi visual dari kartu-kartu burung di game ini sangat menarik. Saya mempelajari satu-satu kartu yang ada dan terkesiap melihat tidak ada satupun spesies burung yang sama. Apabila kamu ingin belajar lebih lanjut spesies-spesies burung yang ada, ada flavor text di setiap kartu yang menjelaskan singkat mengenai burung-burung itu. Ikonografi dari setiap kartu pun sangat jelas dan dijamin takkan membuat gamer bingung membacanya. Hanya saja ada teks-teks detail kekuatan tiap burung yang di warna tertentu membuatnya sedikit sulit dibaca. Ini adalah kekurangan minor yang sama sekali tidak menganggu permainan. Semua itu dan saya bahkan belum menyentuh soal komponen Dice Tower yang dibentuk dalam wujud Rumah Burung… benar-benar tematik!

Apakah Wingspan merupakan Board Game terbaik di tahun 2019? Saya belum berani menggaransi hal tersebut – apalagi karena akan ada begitu banyak game yang dirilis di Spiel Essen 2019, proyek Kickstarter yang bakalan dilaunching produknya, dan juga banyak Board Game lain di tahun 2019 yang belum saya mainkan. Tetapi harus saya akui bahwa Wingspan adalah satu dari sedikit Board Games yang begitu saya selesai memainkannya – saya ingin langsung mengulang dan memainkannya lagi. And that truly is a sign of special Board Game.

Score: 9.0

Leave a Reply