Age of War

Reiner Knizia adalah salah satu Board Game Designer yang terkenal mampu membuat berbagai jenis Board Game. Ada beberapa Board Game dari Knizia yang memiliki bobot kompleksitas yang lumayan berat, membuatnya perlu dimainkan dalam waktu lama untuk diselesaikan. Tanyakan pada beberapa Board Gamer kawakan yang sudah lama berkecimpung di dalam hobi ini dan kalian akan mendengar nama Medici ataupun Tigris & Euphrates disebutkan dengan nada penuh kekaguman. Pun begitu Knizia bukanlah seorang designer yang hanya mengkhususkan diri membuat game-game berat saja (I’m looking at you Vital Lacerda!), ia juga kerap membuat game-game kategori filler (baca: enteng) yang bisa dimainkan siapa saja seperti High Society. Age of War adalah satu lagi game garapan Knizia yang memiliki kompleksitas yang sangat sederhana. Saking sederhananya cara memainkannya juga sangat sederhana: sekedar menggulirkan dadu saja!

Ya. Komponen dari Age of War ini hanyalah tujuh dadu (dengan muka yang berbeda-beda) dan 14 kartu yang merepresentasikan 14 Kastil yang ada pada jaman feudal Jepang. Ini adalah era Shogun dan kalian ingin menjadi penguasa absolut di Jepang dengan menguasai sebanyak mungkin kastil-kastil yang ada.

Cara untuk menaklukkan kastil sangat mudah. Setiap kartu memiliki simbol masing-masing yang harus kalian penuhi untuk bisa menaklukkan kastil tersebut. Senjatanya? Ya tujuh dadu itu. Di sini Age of War mencampurkan elemen luck dan taktik dalam permainan. Yang namanya guliran dadu itu jelas mengandalkan keberuntungan kocokan tanganmu, tetapi kamu tetap bisa memperbesar probabilitasmu untuk mendapatkan ikon yang benar bila melakukan perhitungan matematika sederhana secara cermat di dalam otakmu. Kalau kamu berhasil mendapatkan semua simbol yang ada di satu baris kartu tersebut, kamu bisa meletakkannya ke baris tersebut. Tiap kartu memiliki beberapa baris dan bila semua barisannya sudah terisi dadu maka kamu telah sukses menaklukkan kastil tersebut!

Apa yang membuat game Age of War ini menarik adalah walaupun seorang pemain sudah sukses menguasai sebuah kastil, itu tak membuatnya aman! Pemain lain masih berpotensi untuk mencuri kastil tersebut dari tangannya. Akan tetapi selain harus memenuhi semua ikon yang ada, ada tambahan satu ikon lain untuk merebut kastil tersebut – yang berarti merebut kastil yang sudah dikuasai pemain lain lebih sulit ketimbang menyerbu kastil yang belum dimiliki siapapun. Lantas apa insentif melakukan hal ini? Dalam Age of War kastil tergolong dalam beberapa warna yang berbeda: kuning, merah, dan sebagainya. Apabila seorang pemain sanggup mengumpulkan SEMUA kartu dalam warna yang sama, akan ada bonus poin bagi mereka. Tak hanya itu pemain lain sekarang TIDAK BOLEH menyerang kastil-kastil tersebut lagi sebab sang pemain yang memilikinya sudah menguasainya secara absolut. Nah, sekarang serang-serangan antar kastil mulai terdengar lebih menarik bukan?

Pada akhirnya Age of War is still a very simple and luck-based game. Ini game yang cocok untuk memulai game night-mu, tapi tidak cocok kalau kalian memainkannya dengan para pemain yang lebih menginginkan game mereka bersifat penuh strategi dan taktik. Dengan waktu permainan sekitar 30 menit, ia cocok untuk menghangatkan suasana sebelum mulai beranjak ke game-game yang lebih berat. Bagaimana? Sudah siap menjadi Oda Nobunaga yang selanjutnyakah anda?

Score: 7.0

4 comments

Leave a Reply