Terraforming Mars

Flashback ke tahun 2016 dan tanyakan kepada para Board Gamer di masa itu apa Board Game yang paling hype?

Saya garansi hampir semua dari mereka akan menjawab satu titel: Scythe. Board Game yang diciptakan oleh Jamey Stegmaier ini mendapatkan dukungan yang besar di ajang Kickstarter dan kehadirannya langsung dinanti-nantikan. Maklum, Stegmaier Games selalu dikenal dengan komponen yang berkualitas dan gameplay yang apik.

Akan tetapi flashforward kembali ke tahun ini. Bagaimanakah Scythe? Game tersebut masih cukup terkenal dan sudah mendapatkan beberapa ekspansi seperti Invaders from Afar, The Wind Gambit, dan terakhir The Rise of Fenris – membuktikan kalau memang Scythe adalah sebuah kesuksesan yang tak main-main. Pun begitu di balik semua hype dari Scythe ada sebuah kubu Board Gamer yang merasa ada rilisan yang bertahan lebih lama daripada Scythe: Terraforming Mars.

Dirilis oleh Stronghold Games di tahun yang sama dengan Scythe, Terraforming Mars namanya jauh tenggelam dibandingkan Scythe yang gemerlap. Lucunya hype dari Terraforming Mars terus dibangun pelan-pelan di mana makin banyak Euro Gamer menyukainya. Pelan-pelan nama Terraforming Mars makin terdongkrak naik dan seiring dengan menanjaknya popularitasnya makin banyak juga ekspansi yang diciptakan untuknya: Venus Next, Prelude, Colonies, Turmoil, dan banyak lagi . Hype dari Terraforming Mars makin meningkat sampai dinominasikan menjadi salah satu Board Game terbaik di 2016 dan momentumnya terus berlanjut hingga hari ini. Asal tahu saja di situs BoardGameGeek Terraforming Mars adalah Board Game ketiga terbaik sepanjang masa!

Jadi apa sih sebenarnya Terraforming Mars itu? Terraforming Mars buatan Jacob Fryxelius adalah sebuah Board Game tentang korporasi yang ingin melakukan proses terraforming di planet Mars. Apa itu Terraforming? Untuk sederhananya: terraforming adalah usaha untuk mengubah habitat asli dari sebuah planet. Konon di masa depan jumlah populasi manusia yang terus membesar membuat orang harus mencari tempat baru untuk melakukan kolonisasinya: tempat itu adalah planet merah yang menjadi tetangga kita: Mars. Tentu saja Mars sebagai sebuah planet adalah sebuah tempat yang berbeda total dari bumi. Manusia tidak bisa hidup di atmosfir Mars. Nah di sinilah tugas kamu sebagai ilmuwan-ilmuwan di korporasi dimulai. Tujuan game ini sederhana: jadikanlah planet Mars sebuah planet yang bisa dihuni oleh manusia.

Caranya ada tiga:
Pertama, kamu harus menaikkan suhu udara di Mars.
Kedua, kamu harus menciptakan lautan di Mars.
Ketiga, kamu harus menaikkan kadar oksigen di Mars.

Apabila ketiga syarat ini sudah dipenuhi maka game akan berakhir dan perusahaan yang meraih VP (Victory Point) terbanyak akan didaulat sebagai pemenangnya.

Board Game ini menawarkan kebebasan yang absolut bagi para pemain merancang strateginya. Apakah kamu ingin menggunakan mikroba untuk menaikkan kadar oksigen di Mars? Bisa. Apakah kamu ingin menjatuhkan asteroid atau menuklir planet untuk menaikkan suhu di Mars? Bisa. Atau kalian ingin mendetonasi kutub-kutub es di Mars sehingga mereka mencair dan ‘menciptakan’ laut di Mars? Juga bisa. Singkatnya apa yang ingin kalian lakukan bisa kalian lakukan selama kalian memiliki kartu yang cocok dan dana untuk melakukannya. Karena banyaknya opsi yang ditawarkan dalam game ini praktis strategi setiap pemain akan berbeda-beda. Bahkan untuk setiap permainanmu kamu akan menjajal strategi yang berbeda-beda sebab dek tumpukan kartu dalam Terraforming Mars sangat banyak sehingga hampir mustahil kamu mendapatkan kombinasi kartu-kartu yang sama dalam permainan-permainanmu selanjutnya. Ini membuat setiap permainan Terraforming Mars terasa paduan antara strategi jangka panjang dan taktik jangka pendek yang mengasyikkan.

Saya baru memainkan Terraforming Mars dengan dua pemain tetapi saya merasa game ini lebih cocok dan enak dengan jumlah pemain tiga atau empat. Ini karena permintaan endgame yang cukup ‘tinggi’ sehingga apabila memainkannya dengan dua pemain saja akan memakan waktu yang cukup panjang, karena di awal pacing game akan bergerak lebih lambat sementara setiap pemain membangun engine mereka sendiri-sendiri. Akan tetapi begitu engine setiap orang sudah ‘jadi’, tempo permainan akan bergerak lebih cepat di mana tiap pemain akan sibuk melakukan terraforming dengan cara mereka sendiri-sendiri. Itulah sebabnya memainkan game ini dengan tiga atau empat orang terasa lebih pas sebab pacing game akan bergerak lebih cepat, ingat tak peduli dua atau tiga pemain kondisi endgame di Terraforming Mars tetap sama.

Satu hal yang kurang saya sukai dari game ini tidak datang dari segi gameplay melainkan komponen-nya. Saya suka dengan berbagai variasi warna kubus yang ditawarkan di game ini, tetapi saya kecewa dengan dua hal: kualitas player board yang ada tampak begitu tipis dan tidak impresif. Satu sentakan bisa mengacaukan semua kubus-kubus yang diletakkan di atasnya. Satu hal lagi yang mengecewakan bagiku adalah buruknya artwork di setiap kartunya. Kartu-kartu itu terasa sangat tidak menarik. Setelah memainkan game seperti Wingspan dan Everdell, melihat artwork dari Terraforming Mars terasa mengurangi keasyikan memainkannya.

Pada akhirnya terlepas dari kedua kekurangan minor itu Terraforming Mars adalah sebuah Euro Game strategi yang sangat solid. Saya bisa memahami kenapa game ini menjadi kesukaan dari begitu banyak orang dan saya pribadi tidak ragu untuk mengulang memainkannya kembali.

Score: 8

Leave a Reply