Orleans

Orleans adalah sebuah Board Game yang dirilis di tahun 2014 dan di tahun 2015 mendapatkan nominasi sebagai salah satu Kennerspiel des Jahres. Anehnya film ini tak langsung mendapatkan hype walau sudah mendapatkan nominasi bergensi tersebut, pasar Board Games baru mulai benar-benar menyukai dan ‘menemukan‘ Orleans di tahun 2016 – 2017, dua sampai tiga tahun setelah Board Games ini awalnya dirilis. Apa sih yang membuat Board Games karya Reiner Stockhausen ini unik dan berbeda dibandingkan dengan Board Game-Board Game Euro lainnya?

Sebagai salah satu pemilik tanah di Orleans kamu ingin menjadi pemilik yang terkaya. Bagaimana caranya? Mudah! Dengan menguasai tanah dan membangun kastil di berbagai desa dan kota sekitar Orleans. Tetapi tentu saja membangun kastil dan menguasai tanah itu tidak mudah. Kamu perlu dukungan-dukungan dari orang sekitar: para Biarawan yang serba bisa, para Ksatria yang pemberani, dan bahkan para Petani yang bekerja keras pun harus kamu rekrut supaya bisa menjadi tenaga kerjamu dalam membangun kesejahteraan. Dapatkah kamu menjadi sang pemilik tanah tersukses dan terkaya dalam sejarah panjang kota Orleans?

Di tahun 2010 – 2011 Board Game bernama Dominion memperkenalkan sebuah mekanisme terkenal di dalam Board Game yang disebut Deck Building. Ini adalah sebuah mekanisme di mana kamu membangun dek kartumu sendiri, memperkuatnya untuk kemudian kamu pakai dalam permainan. Konsep ini meledak besar di dunia Board Game sampai-sampai begitu banyak Board Game lain memakai konsep Deck Building. Orleans pun demikian – tetapi ia memberikan twistnya sendiri. Dalam twist ini, Orleans menciptakan konsep baru yang bernama Bag Building. Apa maksudnya?

Dalam game ini pada awalnya kamu dibekali dengan beberapa orang awal yang mengikutimu. Dan dalam tiap ronde kamu bisa melakukan berbagai hal: ada berbagai jenis orang yang bisa kamu rekrut untuk membantumu dalam perjalanan, kamu bisa menjelajahi tempat di sekitar Orleans untuk mendapatkan barang-barang yang berharga, atau kamu bisa menjelajah SAMBIL membangun berbagai jenis bangunan. Semuanya tergantung kamu. Beberapa profesi lebih mudah direkrut ketimbang profesi lainnya, misalnya petani yang lebih mudah direkrut dibandingkan dengan Ksatria, dan memastikan kamu merekrut pekerja dengan profesi yang berbeda-beda lebih baik daripada kamu hanya merekrut satu jenis profesi saja lantas tidak dapat melakukan banyak hal. Kenapa demikian?

Karena setiap pekerja yang kamu dapatkan TIDAK BISA kamu pakai secara sembarangan tetapi akan kamu masukkan ke dalam tas khusus. Di setiap ronde kamu hanya bisa mengambil jumlah pekerja sesuai kemampuanmu (di awal kamu hanya bisa mengambil 4 orang, tetapi lama-lama bisa makin banyak). Bisa dibayangkan kalau kamu merekrut 5 petani dan hanya 1 ksatria maka probabilitasmu mendapatkan ksatria keluar dari tasmu menjadi semakin kecil. Ini membuat Orleans menjadi sebuah game yang menyeimbangkan faktor luck dan strategi-nya. Di satu sisi kamu memiliki rencana jangka panjang untuk meraup kekayaanmu, apakah kamu ingin berfokus pada eksplorasi? Pembangunan? Bertani? Dan merekrut orang sesuai dengan rencanamu. Di sisi lain apabila pengambilanmu dari tas tak sesuai harapanmu – kamu harus mengatur ulang strategi jangka dekatmu. Patut diingat bahwa sebagaimanapun bagusnya kamu mem’bangun’ isi dalam tasmu, yang namanya probabilitas alias faktor luck tetap berbicara.

Apakah kalian familiar dengan game pemenang Kennerspiel des Jahres tahun 2018 lampau: The Quacks of Quedlinburg? Board Game tersebut menggunakan mekanisme dasar Bag Building yang sama tetapi mendorong unsur luck lebih jauh ketimbang faktor strategi-nya. Bagi kalian yang menyukai game tersebut tetapi ingin sesuatu yang lebih berbobot dan mengedepankan faktor strategi harus menjajal Orleans.

Komponen dalam Orleans tidak gemerlap. Tidak ada minis dan tidak ada meeples. Akan tetapi produksi dlp games ini memiliki Board yang tebal, token yang tebal dan tidak mudah rusak, serta ikonografi yang mudah dimengerti dalam permainan. Bagi saya itu cukup untuk membuatnya sebuah Board Game yang bagus. Ingat bahwa pada akhirnya sebuah Board Game tak dilihat hanya dari apiknya komponen yang ada tetapi juga dari bagaimana komponen itu memperlancar permainan, Orleans memiliki token yang fungsional dan bagi saya itu sudah lebih dari cukup. Satu lagi, artwork karya Klemens Franz yang cartoony di dalam game ini menurut saya pas sekali menghidupkan era Orleans di jaman tersebut, tidakkah style Franz berbau artwork ala Renaissance dan Baroque yang menjadi tanda tangan pada era tersebut?

Saya terlambat masuk ke dalam ‘pesta’ Orleans dan baru memainkan Board Game ini di tahun 2019. Akan tetapi baru memainkannya saja sudah membuat saya sangat kesengsem akannya. This is a great game yang seru dimainkan mulai dari 2 – 4 orang. Jangan takut dengan weight kompleksitas-nya yang ditulis mencapai 3 sekian di Board Game Geek sebab sebenarnya setelah memainkannya ia tak sekompleks itu dengan flow permainan yang enak mengalir. Highly, highly recommended!

Score: 9

2 comments

Leave a Reply