The Descent: The Pandora Experience

Saya pertama kali menjajal The Pandora Experience dengan skenario The Sanatorium yang berlokasi di Baywalk Mall, Pluit, Jakarta. Hasilnya sangat mengesankan. Bagi saya petualangan di dalam The Sanatorium sungguh menggedor jantung (saya tidak menyarankan skenario Escape Room ini bagi mereka yang lemah jantung). Nah, saya pun tertarik menjajal skenario berikutnya. Mengingat The Pandora Experience memiliki banyak lokasi berbeda, kali ini saya menjajal skenario The Descent di Ciputra Mall, Jakarta Barat. Nah, ada yang sedikit berbeda dengan skenario The Descent ini dibandingkan dengan skenario-skenario lainnya. Apabila The Sanatorium bersetting di Rumah Sakit Jiwa Singapura maka The Descent ini beraroma lokal: settingnya di Semarang, Jawa Tengah! Ya, Escape Room kali ini bersetting di the infamous Lawang Sewu.

Buat kalian yang tidak familiar dengan Lawang Sewu, ini adalah salah satu tempat ‘angker’ yang terkenal di Indonesia. Konon Lawang Sewu ini menjadi angker karena di masa penjajahan Jepang dulu bangunan yang tadinya merupakan bangunan pemerintahan Belanda dialihfungsikan menjadi penjara oleh serdadu Jepang untuk menyiksa tawanannya. Konon hingga hari ini masih ada banyak orang bisa mendengar suara teriakan dan tangisan orang yang kesakitan karena disiksa di Lawang Sewu, percaya? Dalam skenario kali ini kamu adalah agen Bernadette yang dalam kasusmu mencari seseorang membawamu menuju ke Lawang Sewu. Kini kamu terperangkap di bangunan terangker seIndonesia ini. Bisakah kamu meloloskan diri? Ataukah kegelapan Lawang Sewu akan menelan dan menjebak jiwamu selama-lamanya?

Pada awal permainan kamu akan masuk ke sebuah ruangan kecil di mana kamu harus mencari akal bagaimana kamu bisa meloloskan diri dari ruangan ini. Tidak makan waktu lama untukmu meloloskan diri dari ruangan pertama, apalagi kalau kamu adalah seorang pakar Escape Room. Nah, ruangan pertama adalah satu-satunya bagian dari Escape Room konvensional di mana kalian harus mencari petunjuk untuk meloloskan diri, bagian kedua dari permainan ini adalah memasuki ruang bawah tanah dari Lawang Sewu. Hati-hati dalam menavigasi ruangan ini sebab gelap dan dindingnya kasar, kalau kalian terlalu terburu-buru (baca: kabur tunggang langgang) kalian bisa tanpa sengaja melukai diri kalian.

Lawang Sewu at Night

Saya tidak mau spoiler terlalu banyak mengenai ruangan The Descent karena lebih seru bagi kalian untuk menyusuri lorong-lorong bawah tanah dan menikmati kejutan apa saja yang sudah disiapkan oleh tim Pandora untuk kalian. Jangan khawatir, sebagaimana standar Pandora biasanya: semua props dan set dalam skenario ini juga berkualitas tinggi. Yang jelas saya tidak terlalu merekomendasikan ini untuk mereka-mereka yang lemah jantung, The Descent ini sama-sama menggedor jantung seperti The Sanatorium. Cukup bangga dengan tim Pandora yang mampu menciptakan Escape Room memorable dengan tema kearifan lokal. Oh ya, ruangan The Descent ini juga cukup besar, walaupun masih lebih kecil dibandingkan Sanatorium. Harap maklum ya, skenario yang satu ini hanya memiliki batasan waktu satu jam saja, setengah waktu dari Sanatorium (jangan khawatir, harga tiket masuknya juga lebih murah kok).

The Old Lawang Sewu Interior

Apabila kamu mencari sebuah Escape Room yang mengandalkan teka-teki dan banyak berpikir maka mungkin The Descent bukan skenario yang tepat untukmu, hampir tidak ada teka-teki yang terlampau sulit untuk dipecahkan di sini (lagipula sebagaimana permainan dari The Pandora Experience biasanya, kamu memiliki unlimited clue). Akan tetapi kalau kamu mencari sebuah pengalaman masuk ke dalam horror house yang imersif, props yang berkualitas tinggi, dan memiliki sedikit bumbu-bumbu Escape Room di dalamnya… you can’t go wrong with this scenario. Give it a try! Anggap saja untuk latihan bagi kalian-kalian yang ingin menjajal uji nyali di Lawang Sewu yang sesungguhnya…

Kalau sudah selesai dari Escape Room, berani uji nyali di sini?

Score: 8.0

Leave a Reply