Kingdom: The Complete Season Two

Serial Kingdom menjadi salah satu serial mancanegara Netflix yang paling populer tahun lalu. Orang menanti-nantikan perilisan season keduanya, apalagi season pertamanya berakhir dengan cliffhanger yang menegangkan! Setelah satu tahun lamanya menunggu, penantian orang-orang berakhir… dan saat perilisan Kingdom sungguh sangat tepat. Di saat wabah COVID-19 mulai mengganas di seantero dunia orang juga mau tidak mau terkurung di rumah sehingga Kingdom season 2 menjadi alternatif tontonan yang ada. Bisakah enam episode dari serial Kingdom ini memuaskan dahaga penonton yang ingin menonton outbreak COV… eh maksud saya outbreak Zombie di jaman Joseon Korea?

Harap diperhatikan bahwa review ini akan memiliki spoiler untuk cerita dari season pertamanya.

Di ending season pertama ada dua fakta yang terbuka.

Plot twist pertama adalah sang Permaisuri selama ini ternyata tidak benar-benar sedang mengandung bayi. Entah apakah dia keguguran atau anaknya seorang gadis sehingga digugurkan, sang Permaisuri berusaha menyiasati hal ini dengan merahasiakannya dari semua orang – termasuk sang Ayah yang sedang berencana untuk mengkudeta tahta. Hal yang dilakukan oleh sang Permaisuri adalah mengumpulkan wanita-wanita yang hamil di dalam istananya guna kemudian mengambil anak laki-laki mereka bila ada yang lahir.

Plot twist kedua adalah para zombie yang selama ini dianggap akan ‘mati suri’ selama malam hari ternyata tidak benar-benar mati suri. Mereka bukannya takut dengan cahaya seperti yang dipercaya oleh para karakter utama di serial ini melainkan oleh panas yang dibawa oleh matahari. Dan celakanya, Winter is Coming. Musim dingin yang mencapai dingin-dinginnya membuat para zombie ini tetap aktif baik di siang maupun malam hari! Ini berarti para jagoan kita tak memiliki waktu untuk beristirahat sama sekali dari serbuan para zombie!

Mengingat season pertama sudah melakukan banyak detail worldbuilding, season kedua ini tinggal melanjutkannya saja. Sang putra mahkota Lee Chang harus mulai mengatur kepulangannya kembali ke istana untuk membuka tabir biang kerok sang Permaisuri dan ayahnya Cho Hak-ju. Hal ini tentunya tidak mudah mengingat perjalanannya kembali ke istana tak hanya akan terganggu dengan serangan para zombie tetapi juga dengan adanya seorang pengkhianat yang ia belum tahu siapa di antara barisan orang-orang yang dipercayainya. Bisakah Lee Chang naik ke tahtanya seperti yang seharusnya?

Walaupun mayoritas bagian worldbuilding dari serial ini sudah dilakukan di season pertamanya, serial Kingdom masih menyempatkan diri untuk memasukkan beberapa elemen drama cerita di dalamnya. Di season kedua ini dua misteri yang masih tersisa: asal mula dari datangnya virus / tanaman zombie serta siapa identitas sesungguhnya dari pengkhianat di kubu Pangeran Lee Chang dijawab di sini. Saya harus bilang bahwa elemen cerita ini ditangani dengan baik dan turut menggiring emosi penonton dalam jengkel sekaligus haru. Acungan jempol bagi performa baik Ju Ji-hoon dan aktor yang memainkan sosok pengkhianat dalam kubunya.

Akan tetapi jualan utama dari Kingdom tentu tetap pada aksi buas para zombienya. Mengingat season pertamanya mendapatkan kesuksesan besar saya tidak heran bahwa setpiece aksi yang luar biasa masih dipertahankan di season keduanya ini. Sepertinya budget dalam serial ini sama sekali tidak mengalami pengurangan. Secara tambahan, karena beberapa setting tempat dan kostum dalam serial ini bisa memakai ulang props dari season pertama, budget yang berlebih itu bisa digunakan untuk memoles efek CG secara lebih halus (mereka memakai beberapa di season kedua ini). Satu hal yang pasti: Kingdom is (still) a gorgeous series to look at.

Berbeda dengan season pertama yang ditutup dengan cliffhanger, season kedua ini ditutup dengan ending yang sudah cukup memadai. Dengan arti kata lain kalau penonton ingin berhenti menonton serial Kingdom setelah season kedua, saya merasa mereka akan cukup puas dengan penutupnya. Tentu saja mengingat serial ini sangat sukses, Netflix mau ‘memperpanjang’nya. Ada sebuah stinger dan tambahan cerita untuk 15 menit terakhir episode keenam yang bertujuan menjadi setup bagi season ketiga – dan rasanya sih akan terjadi mengingat Kingdom Season 2 pun mendapatkan kesuksesan luar biasa. Kalau kalian familiar dengan dunia perfilman / perserian Korsel pun rasanya bakalan kenal dengan satu artis ikonik yang numpang cameo di penghujung season ini… entah kenapa ia mengingatkanku kepada Michonne dari The Walking Dead.

Kalau kalian suka dengan serial zombie, jangan khawatir. Kingdom Season kedua ini akan memuaskan dahagamu. Tampil dengan jumlah episode yang tak kebanyakan (enam) serial ini tak pernah sampai jatuh menjemukan atau repetitif walau ditonton secara marathon (binge-watching).

Score: 8

Leave a Reply