Space Base

Di tahun 2012 Masao Suganuma menciptakan sebuah game bertema Dice Rolling dan Engine Building yang bernama Machi Koro. Game tersebut menjadi sangat sukses dan sampai hari ini masih banyak dimainkan oleh banyak orang. Maklum saja, Machi Koro adalah salah satu Board Game yang sangat mudah dijelaskan kepada para newcomer ke dalam hobi ini. Yang kerap menjadi pertanyaan bagi orang-orang yang kuperkenalkan lantas suka dengan Machi Koro adalah “Ada tidak sih game yang mirip dengan Machi Koro?“. Jawabannya sebenarnya ada, pada dasarnya mekanik utama dari Machi Koro serupa tapi tidak sama dengan Catan, tapi hei, siapa yang tidak tahu dengan pencetus Board Games modern itu? Bagi mereka yang ingin mencari sebuah game yang mirip dengan Machi Koro tetapi bukan Catan, ada sebuah game ciptaan John D. Clair yang bernama Space Base.

Space Base dirilis di tahun 2018 oleh John D. Clair dan disebut sebagai banyak orang sebagai Machi Koro Killer. Salah satu hal yang saya langsung suka dari game ini adalah bagaimana ia langsung bisa dimainkan oleh lima orang – berbeda dengan Machi Koro yang membutuhkan ekspansi sebelum bisa dimainkan orang kelima. Sebagai pemain kamu bertanggung jawab sebagai pemilik dari 12 armada pesawat roket yang harus kamu gunakan untuk bisa mendapatkan 40 poin secepat mungkin. Caranya adalah dengan mengupgrade 12 armada pesawat roketmu supaya bisa mencapai tujuanmu. Ya, ada elemen Engine Building sederhana di dalam game ini, seperti hanya Machi Koro.

Hanya saja satu hal yang saya sayangkan dari Space Base: temanya yang terasa seperti tempelan. Walaupun artworknya menggambarkan penjelajahan luar angkasa dan setiap kartumu memiliki gambar pesawat luar angkasa yang berbeda, temanya dan permainannya sama sekali tidak nyambung. Sekali lagi saya tak ingin terus menerus membandingkan game ini dengan Machi Koro – tetapi apa boleh buat – they are too similar not to compare! Dalam Machi Koro setiap bangunan yang kamu bangun di dalam kotamu terasa bagaikan selangkah lebih maju untuk membangun kotamu dan milestone itu terasa komplit begitu kamu selesai membangun 4 landmark utama kotamu. Dalam hal ini, terasa ada progress pembangunan kotamu – sesuatu yang tak saya rasakan saat memainkan Space Base.

Toh saya bukan seorang gamer yang terlalu mementingkan Theme dalam permainan, dan Space Base memang sebuah upgrade yang sangat mengesankan bagi pemain yang sudah bosan game karya Masao Suganuma. Dalam Space Base pemain meroll dua buah dadu dan mereka boleh memilih untuk mengaktifkan salah satu dadu, kedua dadu, atau jumlah dari keduanya. Contohnya: ketika saya menggulirkan angka 2 dan 6 saya boleh memilih mengaktifkan 2 saja, 6 saja, 2 dan 6, atau 8. Seorang pemain juga memiliki dua sisi dari masing-masing kartu yang ada di Board-nya: sisi aktif dan sisi tidak aktif. Seperti yang bisa ditebak sisi aktif sebuah kartu akan ditrigger apabila pemain yang bersangkutan menggulirkan dadu itu, di sisi lain sisi tidak aktif hanya akan ditrigger kalau pemain lain yang menggulirkan angka bersangkutan. Kembali pada contoh tadi, pemain yang menjadi lawanku juga boleh mengaktifkan angka 2 saja, 6 saja, 2 dan 6, ataupun 8 pada sisi tidak aktif di Board permainan mereka. Ini memberi setiap pemain fleksibilitas yang lebih besar dalam menentukan pilihan mereka dan tak hanya sekedar terpancang pada angka dadu yang bergulir saja. Yah walaupun namanya sistem Dice Rolling pasti melibatkan unsur luck, Space Base berusaha memitigasi unsur tersebut dengan memberikan kontrol yang lebih besar bagi pemain.

Satu hal yang menarik dalam game ini adalah bagaimana membangun kedua Engine kamu – baik yang aktif maupun pasif. Dalam Space Base membangun kedua Engine sama pentingnya, dan pada saat-saat tertentu membangun Engine kartu pasif kamu bahkan lebih penting. Kenapa? Karena hanya ada satu kartu yang boleh kamu pasang di dalam slot Aktif kamu tetapi untuk slot Pasif kamu boleh memasang kartu sebanyak-banyaknya. Hal ini memberi pemain pilihan untuk menimbang-nimbang, apakah ingin menon-aktifkan sebuah kartu yang Aktif untuk memakai kekuatan Pasif-nya atau mau tetap memakai kekuatan Aktif tetapi resikonya hanya bisa mengaktifkannya seorang diri? Keputusan ini bisa berbeda-beda dengan strategi masing-masing pemain.

Pada akhirnya Space Base bagi saya bukan sebuah Machi Koro Killer. Saya tidak akan mengeluarkan Machi Koro dari koleksi saya setelah memiliki Space Base. Akan tetapi buat para gamer yang suka dengan Machi Koro dan ingin mencari sebuah game yang menawarkan lebih banyak strategi tetapi tidak akan membingungkan mereka, Space Base bisa menjadi langkah selanjutnya. This is a good, fun, dice-rolling game yang bisa dinikmati siapa saja.

Score: 7

Leave a Reply