American Murder: The Family Next Door

Di tahun 2018 Amerika pernah diguncang dengan sebuah kasus pembunuhan.

Keluarga Watts nampak sebagai sebuah keluarga Amerika yang sempurna.

Sang Istri: Shan’ann kerap mengunggah foto dan video mengenai betapa indahnya rumah tangganya. Ia mendapatkan seorang suami yang sangat menyayanginya (setelah pernikahan sebelumnya gagal) dan dua orang anak yang lucu dan manis. Kian melengkapi kebahagiaan dari Shan’ann adalah ketika ia mendapati bahwa dirinya tengah hamil anak ketiga.

Dua anaknya: Bella dan Celeste adalah anak-anak yang super manis dan baik hati, sementara sang suami: Chris Watts adalah seorang pria idaman. Bayangkan saja, Chris mau menerima kondisi Shan’ann yang rapuh karena terkena penyakit Lupus, alias Auto-Imun, sebuah penyakit yang bisa dibilang cukup mengerikan bagi siapapun yang mengidapnya.

Itulah kenapa ketika delapan tahun kemudian Shan’ann beserta kedua anaknya: Bella dan Celeste menghilang secara misterius dari rumahnya, para sahabatnya menjadi curiga. Setelah beberapa kali menelepon Shan’ann tak kunjung diangkat, polisi pun dipanggil. Chris sang suami pun turut pulang tergopoh-gopoh dari kerjanya, panik karena istri dan anaknya lenyap.

Penyelidikan polisi pun dilakukan dengan gegas. Chris mengiba-iba kepada berita supaya istri dan anaknya – yang entah diculik orang atau kabur dari rumah – cepat-cepat dibawa pulang. Orang-orang yang menonton menjadi kasihan kepada Chris, sementara penyelidikan polisi terus berlangsung.

Memasuki hari kedua dan ketiga, mulai ditemukan keanehan dari penyelidikan polisi. Mereka menemukan bahwa Chris ternyata berselingkuh dengan seorang wanita lain. Dan tidak lama kemudian Chris pun diinterogasi oleh polisi. Hasil yang ditemukan oleh polisi menjadi sesuatu hal yang sangat mengguncang Amerika… dan bahkan seantero dunia.

Kasus Watts Family Murder ini memang sempat terkenal tak hanya di Amerika saja tetapi seluruh dunia karena banyak orang mengangkat berita ini melalui media channel Youtube mereka. Istri saya misalnya sudah lama tahu mengenai berita ini dan ‘memaksa’ saya untuk menonton film ini bersama dengannya supaya membuka wawasan baru bagiku.

Bagi mereka yang sudah menontonnya di Youtube, mungkin tidak ada banyak hal baru yang bisa ditemukan dalam dokumenter ini. Ending dari kisah tragis ini tentu saja tidak akan berubah. Dan beberapa footage yang ditampilkan di sini akan membuat miris hati penonton. Saya sendiri sadar sepenuhnya siapa pihak yang salah di sini, tetapi saya sama sekali tidak bisa membayangkan apa yang mendorongnya sampai melakukan hal sekeji itu. Apa sekedar karena mencintai wanita lain? Rasanya tidak perlu berbuat seekstrem itu.

Pada akhirnya film ini sepertinya bisa menjadi sebuah renungan bagi masing-masing pihak, baik kalian yang sudah menikah atau belum. Apakah kalian benar-benar sudah mengenal pasangan kalian masing-masing? Dan bagi penonton yang hendak melihat ini dari sudut netral, coba syukurilah keberadaan rumah tangga kalian yang penuh dengan suka maupun duka. Jangan selalu berpikir bahwa rumah tangga orang lain yang dibagikan via media sosial seakan penuh bahagia saja sebab ada sisi tertutup yang tak mereka bagikan ke dunia. Dan terakhir: Always be grateful for every moment of your life.

Ini adalah sebuah film dokumenter yang sangat menohok, dan saya bersyukur Netflix mendanai proyek ini untuk memberikan awareness yang lebih besar kepada masyarakat luas.

Score: 8.0

Leave a Reply