Skip to content

The Way I See It

Menjadi Presiden bukan pekerjaan yang mudah, apalagi kalau kamu menjadi Presiden dari Amerika Serikat – salah satu negara adidaya di dunia. Ada sebuah tantangan yang besar untuk memimpin negara seperti Amerika Serikat, baik bila kamu seorang Presiden dari kubu Demokrat maupun dari kubu Republikan. Ada banyak keputusan-keputusan besar yang didiskusikan di Gedung Putih dan harus diambil oleh Presiden Amerika Serikat. Kita terkadang melihat cuplikan-cuplikan foto tersebut muncul dari media massa maupun media sosial – tetapi siapa yang sebenarnya mengambil foto-foto tersebut?

Jawabannya adalah Photojournalist khusus tim Presiden. Semenjak Presiden LBJ (Lyndon B. Johnson) menjadi Presiden Amerika, ia menugaskan Photojournalist untuk merekam kehidupannya sehari-hari sebagai seorang President. Tujuan dari LBJ adalah untuk membangun image yang lebih dekat dengan masyarakat – menunjukkan bahwa Presiden itu juga manusia. Tradisi itu berlanjut dilakukan oleh Presiden-Presiden berikutnya.

Salah satu Photojournalist yang mengabdi di bawah dua Presiden adalah Pete Souza. Pete adalah seorang Photojournalist yang pertama menjadi Fotografer resmi bagi Presiden Ronald Reagan (yang adalah seorang Republikan) dan bagi Presiden Barack Obama (yang adalah seorang Demokrat). Dan ini adalah cerita Pete Souza yang ia tuturkan dari foto-foto yang ia tangkap selama pengabdian di bawah keduanya.

Melalui foto-foto yang dia abadikan, Pete Souza membawa kita untuk melihat perjalanan dari dua Presiden. Presiden yang pertama Ronald Reagan adalah Presiden yang dihormati oleh Pete, tetapi tidak dekat dengannya secara personal. Pun begitu, Pete masih menganggap Ronald sebagai seorang Presiden yang layak diacungi jempol di matanya. Begitu dekatnya Pete dengan keluarga Ronald, saat ia meninggal dunia di tahun 2004, sang janda Nancy meminta Pete untuk mengabadikan dan menangkap momen sedih itu.

Setelah Ronald Reagan, Pete sempat menjadi fotografer freelance selama beberapa tahun lamanya. Ia baru kembali menjadi seorang Photojournalist ketika diminta oleh Barack Obama muda – saat itu baru mau menjadi senator dan memulai perjalanan karir politiknya. Kedekatan Pete dan Obama membuat dia mengubah persepsi politik Pete. Pete yang tadinya lebih bersifat apolitik – tidak mau turut campur – mulai menjadi aktif, terutama memasuki masa pemerintahan pengganti Obama: Donald Trump.

The Way I See It adalah sebuah film yang sangat bagus sampai pada 3/4 ceritanya. Banyak gambar di mana Pete Souza mendokumentasikan momen-momen penting yang mendefinisikan kehangatan dari dua sosok Presiden yang ia abdi. Ambil contoh saat Presiden Ronald Reagan meninggal dunia, foto-foto Souza mampu menangkap kesedihan Nancy yang ditinggalkan cinta abadinya. Saya tak banyak mengenal pasangan Ronald maupun Nancy – tetapi saya merasakan air mata saya mengalir saat image tersebut tampil di layar. Foto Souza mampu menyampaikan momen itu.

Setali tiga uang dengan bagaimana ia menangkap momen-momen pivotal dalam pemerintahan Obama. Suka tidak suka dengan Presiden Barack Obama, saya akan selalu mengakui dia sebagai salah satu orator terbaik yang dimiliki oleh White House. This is a man who conduct himself with grace, dan tak heran ia selalu dicintai selama 8 tahun kepemimpinannya (walau banyak juga yang merasa dia plin-plan). Yang paling menyentuh saya dalam bagian ini adalah saat sang Presiden harus menemui para orang tua yang mendapati murid mereka ditembak dalam tragedi Sandy Hook.

Film ini mulai kehilangan fokus dan rasa tertarik saya memasuki seperempat momen akhir. The Way I See It adalah sebuah film bernuansa politik dan sama halnya dengan Fahrenheit 9/11 yang dirilis pada masa mendekati Pilpres, ini juga sebuah film yang dirilis guna mendongkrak suara dari sang nominasi Demokrat Joe Biden. Ada beberapa shot antara Obama dan Biden yang ditampilkan di sini seakan ingin memberi image kepada penonton bahwa Biden adalah sosok yang tepat untuk mengambil tongkat estafet dari pemerintahan Obama, yang sempat remuk di bawah kepemimpinan Donald Trump.

Dan ya, beberapa kali secara terus terang film dokumenter ini berusaha memojokkan policy-policy yang diambil oleh Donald Trump sambil mengunggulkan keputusan dari Barack Obama. Yah, saya tak bisa banyak protes mengenainya sebab judul dari film ini saja: The Way I See It. Hak dari Pete Souza untuk menentukan bagaimana ia menilai Trump.

Pada akhirnya, The Way I See It masih sebuah dokumenter yang saya rekomendasikan bagi mereka yang ingin tahu keintiman dan cerita di balik layar masa pemerintahan Ronald Reagan dan Barack Obama. Kupas dan lupakan pesan politik yang ia usung, and this still is a great intimate look at US Presidency.

Score: 8.0

reviewapasaja View All

A movie, book, game, TV series, comic, manga, board game, bla bla bla, etc etc etc lover. He tends to ramble about a lots of stuff in life. You can follow in his IG page @dennisivillanueva for his daily ramblings.

Leave a Reply

%d bloggers like this: