Skip to content

Pandemic: The Cure

Di tahun 2014, setahun sebelum Pandemic Legacy: Season One diluncurkan oleh Z-Man Games, sang pencipta dari Pandemic: Matt Leacock mulai merasa bahwa ia ingin menciptakan sebuah Pandemic yang baru. Tetapi apa? Ia memutar otak dan menemukan sebuah solusi: bagaimana kalau ia mengaplikasikan sistem dasar Pandemic ke dalam sebuah permainan Dadu? Maka di tahun 2014 terciptalah Pandemic: The Cure. Game Pandemic yang satu ini menjadi Board Game yang cukup laris di pasaran (terbukti dengan dirilisnya sebuah Ekspansi bagi Board Game ini) – tetapi tidak sampai selaris Pandemic Legacy: Season One. So how does this game compares to the other types of Pandemic?

Premis dalam Pandemic: The Cure sama saja dengan game-game Pandemic lainnya, kamu adalah sekelompok orang yang ditugasi untuk menyelamatkan dunia dari 4 Wabah Virus yang menyebar tanpa terkendali. Hanya saja, kali ini kamu tidak menyelamatkan dunia dengan menggunakan kartu melainkan dengan menggunakan Dadu. Setiap anggota yang kamu pakai memiliki Dadu khas mereka masing-masing yang dikustomisasi memiliki kemampuan spesial masing-masing. Ambil contoh Scientist yang jago untuk menemukan Anti-vaksin memiliki lebih banyak muka dadu Botol, yang bertujuan untuk mengumpulkan sampel Virus.

But I’m getting ahead of myself.

Pandemic: The Cure dibagi dalam dua fase permainan. Fase pertama adalah fase di mana pemain akan meroll Dadu dan melakukan aksi sesuai dengan Dadu yang mereka gulirkan. Setiap muka Dadu memiliki fungsi yang berbeda-beda mulai dari mengobati penyakit, berpergian ke kota lain, sampai mengumpulkan sampel penyakit. Akan tetapi ada juga muka Dadu yang pengaruhnya tidak baik: simbol Bio Hazard. Apabila pemain sampai meroll simbol ini, mereka akan memajukan tracker Bio Hazard, dan setiap kali tracker tersebut menyentuh titik tertentu, sebuah Epidemic akan terjadi. Epidemic is not a good event, and you don’t want that to happen.

Setelah fase pertama, pemain akan melakukan fase kedua, yaitu mengambil Dadu Penyakit dari kantong dan meroll-nya. Hasilnya akan ditaruh di Region-Region sesuai warna dan angka yang terlihat di muka Dadu. Seperti halnya Pandemic biasa, apabila terlalu banyak dadu dengan warna sama muncul di Region tertentu, Region tersebut akan mengalami Outbreak. Outbreak terlalu sering dan kamu akan kalah. Kehabisan dadu di dalam permainan untuk ditarik keluar di fase kedua dan… kamu akan kalah. Terlalu banyak Epidemic terjadi dan kamu juga… akan kalah.

Singkat kata: there are many ways to lose in this game. Kalian butuh kerjasama tim yang bagus dan efisien untuk memenangkan permainan ini.

Secara keseluruhan saya merasa Pandemic: The Cure adalah tambahan yang biasa-biasa saja untuk seri Pandemic. Ia adalah sebuah Board Game yang kompeten dan solid untuk dimainkan. Saya merasakan ketegangan setiap kali melihat Dadu yang ada sudah semakin sedikit saja di kantong dan wabah penyakit menyebar di mana-mana, dan itu artinya esensi dari permainan Pandemic tetap terjaga. Akan tetapi karena elemen Dadu di dalam game ini, Pandemic: The Cure terasa terlalu condong pada elemen Luck (mulai dari mengambil Dadu di kantong sampai menggulirkan dadu).

Ini hal yang membedakan Pandemic biasa dengan Pandemic: The Cure. Terlalu tingginya elemen Luck di dalam game ini membuat momen-momen mengatur Strategi di game ini bisa kurang berguna, because how can you strategize kalau kamu tidak tahu kamu bisa melakukan apa di Turn-mu? Ketimbang Strategi jangka menengah macam di Pandemic, game ini memaksa kamu lebih banyak bermain Taktis dengan strategi jangka pendek yang berubah dari Turn ke Turn. Is it bad? No. Is it different from Pandemic? Very much.

Saya sangat suka dengan komponen Dadu di Pandemic: The Cure. Terlihat jelas banyak atensi yang diberikan kepada Kartu sampai Dadu di dalam game ini. Kalian yang suka Dadu akan sangat suka dengan game ini. Dice galore! Ada berbagai macam Dadu, semua dengan warna dan permukaan yang berbeda-beda, dijamin membuat kalian puas untuk meroll-nya.

Pada akhirnya kalau kalian suka Pandemic dan mekanisme Dice Rolling, Pandemic: The Cure adalah sebuah game yang layak masuk dalam koleksi kalian. Sebaliknya, kalau kalian tak suka game Co-op ala Pandemic, there’s nothing in The Cure yang akan mengubah pendapat kalian. This, for better or worse, is a Pandemic Dice Game.

Score: 7.0

reviewapasaja View All

A movie, book, game, TV series, comic, manga, board game, bla bla bla, etc etc etc lover. He tends to ramble about a lots of stuff in life. You can follow in his IG page @dennisivillanueva for his daily ramblings.

Leave a Reply

%d bloggers like this: