Skip to content

Creativity Inc. : Overcoming the Unseen Forces That Stand in the Way of True Inspiration

Kalau kalian penggemar film layar lebar Hollywood, kalian pasti tahu film Pixar. Itu pasti, karena Pixar didaulat oleh banyak orang sebagai studio animasi terbaik di dunia. Karya-karya dari sutradara John Lasseter, Lee Unkrich, Brad Bird, dan pesohor Pixar lainnya merupakan jaminan mutu. Di luar Marvel Studios, tidak ada studio film lain yang memiliki rentetan hit beruntun seperti Pixar.

Creativity Inc. adalah buku tulisan dari Ed Catmull. Bagi kalian yang tidak kenal dengan namanya, saya tidak heran. Ed Catmull bisa dibilang merupakan sosok yang berada di balik layar dari kesuksesan Pixar. Orang rata-rata lebih mengenal nama John Lasseter sebagai sosok yang menjadi kepala dari Pixar, beberapa orang lain akan mengenal diri Steve Jobs, seorang yang larger-than-life, yang turut menjadi penyokong dari Pixar. Catmull adalah sisi lain dari kesuksesan Pixar, dia adalah Manager sekaligus orang yang mengetahui Pixar dari sisi teknis. Kalau John adalah si artis dan Steve adalah pemberi dana, Catmull tetap merupakan bagian integral lain dari kesuksesan Pixar. Dan buku ini adalah kisah bagaimana Catmull mengatur Pixar.

Dalam buku ini Catmull membagikan kisah kesuksesan Pixar ketika mulai dari kecil dulu. Sebab Catmull adalah orang yang pertama kali membidani kelahiran dari Pixar. Ia bercerita mengenai bagaimana Pixar dulunya merupakan bagian dari tim George Lucas, tetapi setelah tahun 1983 akhirnya dijual oleh sang sutradara terkenal kepada Steve Jobs. Selama bertahun-tahun lamanya Jobs terus menjaga Pixar, menginjeksikan dana ke perusahaan tersebut sementara Pixar berusaha mencari jati dirinya.

Catmull kemudian juga membeberkan nasehat-nasehat dan tips-tips buat para manager. Nasehat Catmull bisa dibilang merupakan sesuatu yang apik karena disasarkan untuk berbagai kalangan. Ingat, Catmull adalah kepala Pixar saat ia masih perusahaan kecil berjumlah puluhan orang, sampai sekarang di mana Pixar adalah perusahaan raksasa yang mempekerjakan lebih dari 1000 orang. Dengan kata lain, Catmull jelas tahu benar apa yang ia bicarakan, dan dari tips management-nya pun terjelaskan bahaya yang mengintai para Manager / pemilik perusahaan ketika perusahaan mereka tumbuh makin besar.

Saya sendiri mengambil banyak sekali catatan ketika membaca buku ini, Catmull memang menuturkannya dengan apik… di satu sisi ia mengisahkan anekdot cerita produksi film di Pixar, tetapi di ujung cerita atau anekdot itu ada sebuah pelajaran berharga yang bisa dipetik. Catmull bahkan bukan hanya berbicara mengenai dirinya sendiri melainkan juga mengenai apa yang ada di benak para sutradara-sutradara dan orang-orang penting Pixar lainnya. Membaca buku ini pada akhirnya tak terasa seperti otobiografi dari Catmull melainkan catatan sejarah dari Pixar sendiri.

Saya sangat merekomendasikan buku ini apabila kalian adalah penggemar dari buku Bisnis yang lebih santai. Membacanya kurang lebih mengingatkan saya pada The Ride of a Lifetime karya Bob Iger karena gaya penulisannya yang mirip. Dua-duanya memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda. The Ride of a Lifetime terasa lebih aman karena Iger tak ingin terlalu banyak mengupas hal-hal yang personal sementara Creativity Inc. lebih berani berbicara mengenai hal-hal tersebut (sampai ke kultur-kultur Pixar yang mungkin dianggap orang kontroversial). Di sisi lain Creativity Inc. memiliki scope yang lebih terbatas dibandingkan The Ride of a Lifetime yang lebih menyentuh banyak industri selain perfilman semata. Both are worth read Business Books.

Saya sedikit sedih menutup buku ini. Ed Catmull memulai Pixar seorang diri sebelum kemudian John Lasseter bergabung dengannya dan Steve Jobs kemudian menjadi pemberi modal terbesar. Selanjutnya Bob Iger datang untuk membantu menavigasi Pixar bersama. Keempatnya bisa dibilang merupakan sosok sentral yang membuat Pixar menjadi Pixar yang kita kenal sekarang ini.

Dan kini? Steve Jobs sudah meninggal dunia di tahun 2011 dulu. Di tahun 2018 gerakan #metoo yang kontroversial memaksa John Lasseter mengundurkan diri dari Pixar. Dan terakhir di tahun 2019 kemarin Bob Iger juga berhenti dari CEO Disney. Catmull kembali sendiri. Tetapi ia tetap berjanji akan menghargai legacy dari setiap orang yang telah membentuk Pixar, bahkan setelah ia nanti juga pergi. Seperti kata Buzz Lightyear, i guess: “To Infinity and Beyond“.

Score: 8.0

reviewapasaja View All

A movie, book, game, TV series, comic, manga, board game, bla bla bla, etc etc etc lover. He tends to ramble about a lots of stuff in life. You can follow in his IG page @dennisivillanueva for his daily ramblings.

Leave a Reply

%d bloggers like this: