Skip to content

Falcon and Winter Soldier

Serial Falcon and Winter Soldier seharusnya menjadi serial pertama yang tayang di Disney+ setelah MCU. Akan tetapi karena pandemik COVID-19 melanda, terjadilah perubahan jadwal dan justru WandaVision-lah yang tayang terlebih dahulu. Tak disangka-sangka, tone dari WandaVision yang quirky dan misterius malahan membuatnya dicintai oleh begitu banyak penonton. Falcon and Winter Soldier kini memiliki tugas berat untuk mengikuti kesuksesan dari WandaVision. Bisakah?

Sesuai dengan judulnya Falcon and Winter Soldier berfokus kepada dua sidekick Cap: Falcon yang diperankan oleh Anthony Mackie dan Winter Soldier oleh Sebastian Stan. Keduanya harus hidup di sebuah dunia baru setelah The Blip, dan belajar menavigasi kehidupan selepas para original Avengers satu demi satu pensiun. Mirip dengan bagaimana Spider-man harus belajar melanjutkan kehidupan setelah Iron Man menyerahkan legacy kepadanya, begitu juga Falcon dan Winter Soldier harus berpikir keras mengenai bagaimana melanjutkan legacy dari Steve Rogers.

Reaksi pertama dari Falcon setelah menerima perisai ikonik dari Steve Rogers adalah keraguan apakah ia layak menerimanya, dan akhirnya ia menyumbangkannya pada Museum. Tak disangka-sangka oleh Falcon, pemerintah Amerika justru menunjuk seorang prajurit: John Walker untuk menjadi Captain America yang baru. Pemilihan John Walker ini membuat Sam (Falcon) dan Bucky (Winter Soldier) langsung geram dan merasa pria ini tidak layak memegang perisai Steve. Tetapi perseteruan antara kedua pihak ini harus ditunda terlebih dahulu sebab ada sebuah ancaman yang lebih besar.

Sebuah kelompok teroris yang menamakan diri mereka: Flag Smasher membuat dunia pasca-Blip menjadi tempat yang tidak aman. Kembali munculnya milyaran orang setelah lima tahun rupanya tak menjadi hal yang baik bagi semua orang. Setelah terjadinya Blip ada begitu banyak orang yang mengalami kendala dalam hidup mereka: baik mereka yang kembali maupun mereka yang tidak pernah pergi. Pertikaian antara kedua belah pihak ini makin meruncing ketika tim Global Repatriation Council atau GRC dianggap pilih kasih terhadap pihak-pihak tertentu. Kebencian Flag Smasher pada rezim GRC membuat tim ini bertemu langsung dengan tim Falcon dan tim Captain America yang baru.

Dan para jagoan akan mendapatkan sebuah kejutan – sebab para Flag Smasher ini semuanya memiliki serum Super Soldier yang membuat mereka kuat bak Steve Rogers!

Saya ingin memuji Falcon and Winter Soldier karena saya percaya tim kreatif di balik serial ini ingin menunjukkan kisah pasca Blip yang tak selucu Spider-man: Homecoming maupun sepersonal WandaVision. Tetapi sayangnya serial ini tak pernah berhasil melakukannya dalam enam episode penayangannnya. Saya merasa serial ini berusaha mengangkat terlalu banyak kisah: mulai dari perseteruan antara Flag Smasher dengan GRC, konflik internal dalam Sam – Bucky – John mengenai siapa sesungguhnya yang layak menjadi penerus dari Steve Rogers, kasus rasisme di Amerika kepada orang kulit hitam, dan banyak lagi. Tak hanya itu, saya bahkan belum menyebutkan dua supporting character di dalam film ini: Baron Zemo yang sekali lagi diperankan secara meyakinkan oleh Daniel Bruhl serta Sharon Carter, sang Agent 13 oleh Emily VanCamp yang… saya jujur kebingungan story arc-nya mau dibangun ke mana.

Di antara semua jalan cerita yang berusaha diangkat oleh film ini, ironisnya saya malahan merasa kisah di mana serial ini tak berfokus justru menjadi yang paling berhasil. Di luar dugaan saya justru simpatik kepada karakter John Walker, seorang pria yang didorong dalam sebuah thankless role, dan dia berusaha mati-matian untuk menjadi pengganti Steve sebaik yang ia bisa. Wyatt Russell, anak dari Kurt Russell tampil sangat bagus di sini! Di sisi lain saya tak merasa akting Anthony Mackie dan Sebastian Stan cukup bagus menjadi jangkar kisah ini. Bandingkan akting mereka dengan akting dari Daniel Bruhl tiap kali mereka bersama dan terlihat sekali kenapa Mackie dan Stan selama ini hanya menjadi supporting character dalam film-film MCU.

Pada akhirnya, Falcon and Winter Soldier bukan sebuah serial yang buruk. Ia hanya… tidak berkesan. Sejujurnya saja saya bahkan perlu membuka Wikipedia dan mencari tahu lagi mengenai apa keinginan Flag Smasher dalam melakukan aksi terorisme mereka dalam serial enam episode ini sebab peranan mereka begitu forgettable. Terlepas dari adegan aksi yang apik (tidak heran sebab tim kreatif serial ini turut didampingi oleh Derek Kolstad) dan budget yang (terlihat) besar. There really is nothing that special in this series. Dan untuk entri franchise MCU, nothing special is disappointing.

Score: 7.0

reviewapasaja View All

A movie, book, game, TV series, comic, manga, board game, bla bla bla, etc etc etc lover. He tends to ramble about a lots of stuff in life. You can follow in his IG page @dennisivillanueva for his daily ramblings.

Leave a Reply

%d bloggers like this: