Skip to content

Things Heard & Seen

Menonton sebuah film seram tentang Rumah yang angker? Sudah sering sekali sepertinya ada film seperti itu bukan? Ambil contoh film seperti Insidious dan The Conjuring semua kan tentang rumah yang angker. Bahkan belakangan ini kisah tentang Rumah Seram sudah begitu biasa sampai-sampai orang perlu membuat twist akannya. Ya seperti film His House yang mencoba mencampurkan genre Rumah Seram bin Angker dengan isu Imigran dan Black Lives Matter. Dan kali ini Things Heard & Seen juga mencoba memberikan twist mereka sendiri…

Film ini bersetting di tahun 1980an saat seorang wanita Catherine Clare menyetujui untuk ikut dengan sang suami pindah ke kota kecil di Chosen untuk memulai hidup baru. Catherine awalnya tidak setuju karena sudah terbiasa dengan hidup di metropolitan (sebelumnya ia tinggal di Manhattan) tetapi karena ia mencintai suaminya maka ia diam saja dan mencoba untuk pindah. Tak tahunya pindah ke rumah baru tersebut malah membuat Catherine dan George, suaminya terus bertikai. Catherine merasa rumah ini memiliki keberadaan yang aneh di dalamnya sementara George merasa tak puas dengan kehidupannya bersama Catherine dan malahan mencari selingkuhan.

Apakah ada kekuatan kegelapan yang memisahkan keduanya? Ataukah ini sekedar hubungan rumah tangga yang retak dan baru menunjukkan keretakannya sekarang?

Kalau jawaban yang ditawarkan film ini tidak jelas, itu dikarenakan skenario dan pengarahan film ini juga tidak jelas. Film ini disutradarai dan ditulis oleh duet Shari Springer Berman dan Robert Pulcini yang mengadaptasi novel All Things Cease to Appear dari Elizabeth Brundage. Saya tak membaca novel aslinya sehingga saya tak bisa membandingkan film ini dengan karya asalnya tetapi apa yang saya lihat di layar adalah sebuah film yang tak yakin akan identitasnya sendiri.

Film ini berusaha menampilkan klise-klise film Haunted House di seperempat awal film tetapi dengan cepat mengalihkan perhatian menjadikan film ini sebuah refleksi akan sebuah hubungan pernikahan yang hancur berantakan. Yang menjadi masalah adalah kecepatan bagaimana hubungan pernikahan ini hancur. Sebuah pasangan yang sepertinya baik-baik saja, walaupun ada sedikit cekcok di sana-sini, mendadak hancur begitu saja karena tinggal di rumah baru. Dan film ini tak berusaha menjelaskan mengapa itu terjadi. Apakah karena sang suami adalah seorang yang bejat, apakah karena istrinya juga bejat? Atau mungkin karena sisi paranormal yang menyebabkan perselisihan ini terjadi?

Akting dari dua pemeran utama serial ini… solid, I guess. Amanda Seyfried baru saja mendapatkan nominasi Best Actress dalam ajang Academy Awards melalui peranannya di Mank. Di sini ia tampil oke. Bagus sih tidak tetapi kemampuan Seyfried jelas tidak diperas di sini. Untuk tampil sebagai seorang wanita yang paranoid terhadap rumah barunya, perlukah artis sekaliber Seyfried? Untuk pendampingnya justru James Norton yang tampil sebagai sang suami yang awalnya gentleman tapi makin lama makin tidak karuan yang mencuri perhatianku. Ada beberapa aktor muda lain yang turut bergabung dalam proyek ini seperti Natalia Dyer dan Alex Neustaedter yang tampil di luar pakem mereka biasanya, but overall, saya tak merasa ada apapun yang memorable dari performa mereka di sini.

Overall, saya merasa bahwa Things Heard & Seen adalah sebuah film yang tak jelas akan identitasnya. Mau dibilang drama tanggung, mau dibilang horor tidak seram. Saya mengapresiasi keinginannya tak jatuh dalam pakem film Horor Haunted House biasanya… tapi kadang sesuatu yang tak seperti biasa tak berarti juga sesuatu yang bagus. Lewatkan saja.

Score: 4.0

reviewapasaja View All

A movie, book, game, TV series, comic, manga, board game, bla bla bla, etc etc etc lover. He tends to ramble about a lots of stuff in life. You can follow in his IG page @dennisivillanueva for his daily ramblings.

Leave a Reply

%d bloggers like this: