Skip to content

Fantastic Factories

Salah satu mekanik favorit saya dalam Board Games adalah Worker Placement. Beberapa Board Game yang masuk dalam list favorit saya berasal dari genre ini, seperti Viticulture: Essential Edition dan Everdell. Akan tetapi ada varian lain dari Worker Placement yang malahan jarang saya mainkan: Worker Placement yang menggunakan Dadu – alias Dice Placement.

Fantastic Factories hadir dari dua designer: Joseph Z Chen dan Justin Faulkner. Keduanya sama-sama seorang designer pemula yang menciptakan Fantastic Factories. Sekilas lalu Artwork dalam game ini mengingatkanku dengan Machi Koro, lantas flow game yang juga mirip: membangun guna menciptakan kombo-kombo dengan bangunan (kartu) yang sudah dibangun juga membuatku teringat game terkenal dari Jepang tersebut.

But that is where the similarity ends. Fantastic Factories is a whole different beast from Machi Koro.

Apa yang keren dari Fantastic Factories adalah bagaimana gameplaynya sangat simpel dan mudah diajarkan – tetapi sulit untuk dikuasai.

Dalam satu ronde pemain hanya akan memiliki dua giliran: yang pertama adalah mengambil satu dari dua jenis kartu yang ada: Kartu Bangunan maupun Kartu Contractor. Kartu Bangunan bisa dipakai untuk menambah VP di akhir permainan maupun diaktifkan Engine-nya setelah dibangun sementara Kartu Contractor bisa dipakai untuk untuk efek sekali pakai.

Setelahnya, secara bersamaan semua pemain akan meroll keempat dadu yang mereka punya dan secara sendiri-sendiri mengurus permainan mereka. Di sini, bagi saya, adalah satu-satunya kelemahan dari Fantastic Factories. Sebab semua pemain asik sendiri dengan apa yang mereka lakukan, praktis kamu tidak akan bisa mengecek apabila temanmu sedang berbuat curang atau tidak. Apabila mereka berbuat curang – well, the only option is not to play with them.

Permainan akan berakhir begitu salah satu pemain mampu memproduksi 12 Goods atau mendirikan 10 Building. Bila ada satu pemain yang melakukannya, permainan akan berlangsung satu putaran lagi sebelum kemudian berakhir. Pemain tinggal menghitung setiap VP dari Building mereka ditambah dengan jumlah Goods yang mereka produksi. Siapa yang mendapatkan VP tertinggi menjadi pemenangnya.

Fantastic Factories adalah sebuah Light-Mid Game yang memiliki flow dan gameplay yang sangat enak. Game ini mampu diselesaikan dengan cepat (sekitar 45 – 60 menit) dan Down Turn tiap ronde tidak lama (biasanya hanya pada saat Card Drafting saja). Enaknya lagi, game ini cukup banyak mengandalkan simbologi sehingga pemain yang tak lancar berbahasa Inggris tak perlu terlalu ketakutan memainkannya.

Bicara mengenai kualitas komponen, saya harus mengacungkan jempol sebab kualitas Board tiap pemain, Dadu dengan Warna-Warni yang berbeda, sampai Design Artwork tiap kartu yang playful dan colorful membuat ini sebuah game yang sangat eye-catching dan mengundang untuk dimainkan oleh siapa saja.

Kalau kalian suka dengan theme membangun kota ala Machi Koro tetapi ingin sesuatu yang memiliki bobot lebih berat, jangan ragu untuk menjajal Fantastic Factories, ini game yang tepat buat kamu yang ingin otakmu lebih ditantang. Hanya saja harap diingat, jangan main dengan penipu – sebab jelas tidak seru.

Score: 7.0

reviewapasaja View All

A movie, book, game, TV series, comic, manga, board game, bla bla bla, etc etc etc lover. He tends to ramble about a lots of stuff in life. You can follow in his IG page @dennisivillanueva for his daily ramblings.

Leave a Reply

%d bloggers like this: