Skip to content

Cafe

Sampai hari ini, Board Game dengan tema Kopi belum ada yang benar-benar menarik minatku. Aneh sih, padahal Kopi dan Teh adalah dua minuman favoritku, tetapi malahan Coklat (yang notabene bukan kesukaanku) Board Game-nya paling suka kumainkan. Berterima kasihlah untuk Phil Walker-Harding dengan Cacao ciptaannya untuk hal itu.

Anyway, ketika Luis Costa (Costa) dan Jose Carlos Santos (Rola) dari Portugal memutuskan untuk menciptakan sebuah Board Game dengan tema Kopi, saya dibuat penasaran olehnya. Maklum, walaupun Portugal adalah negara Eropa, produksi Board Game dari negara mereka terbilang kalah terkenal dibandingkan Board Game dari negara-negara Eropa lainnya, katakanlah Jerman, Italia, atau Perancis.

Cafe adalah sebuah Board Game yang mengajak pemain mengikuti proses Kopi dari awal hingga akhir: mulai dari memetik Biji Kopi (Produce), Mengeringkan (Dry), Menyangrai (Roast), sampai Mengirimkannya pada Cafe-Cafe yang ada (Delivery). Semua itu kita lakukan dengan mekanik unik yang bernama Card-Laying Mechanic.

Metode Card-Laying Mechanic ini pertama kali saya kenal melalui game Smartphone Inc. , tetapi ia hanya satu dari banyak mekanik yang ditawarkan dalam Board Game tersebut. Cafe mengedepankan mekanik itu sebagai mekanik utama dan satu-satunya yang ada.

Game ini berlangsung dalam delapan ronde, baik bila kamu memainkannya satu orang atau empat orang. Yang berbeda hanya jumlah dek kartu yang kamu pakai.

Di dalam game ini kamu akan dibekali dengan satu kartu awal yang berisi beberapa simbologi, mulai dari Cangkir Kopi, Biji Kopi, Kapal, Mesin Sangrai, Mesin Pengeringan, dan Kafe. Masing-masing ikon memiliki fungsi yang berbeda.

  1. Cangkir Kopi : Adalah penanda jumlah Action yang bisa kamu ambil. Apabila usahamu memiliki dua Cangkir Kopi yang terlihat, maka kamu bisa melakukan Aksi sebanyak dua kali.
  2. Biji Kopi : Ladang Kopi. Bila kamu menjalankan Aksi Produce, kamu bisa menumbuhkan satu Ladang Kopimu.
  3. Mesin Pengeringan : Berfungsi untuk mengeringkan Biji Kopi yang kamu petik. Kamu bisa menjalankan sekelompok Mesin Pengeringan dengan aksi Dry.
  4. Mesin Sangrai : Berfungsi untuk menyangrai Biji Kopi yang sudah kering. Kamu bisa menjalankan sekelompok Mesing Sangrai dengan aksi Roast.
  5. Kafe : Setiap Kafe memiliki permintaan lain-lain. Ada yang meminta Biji Kopi berwarna Kuning, ada yang Merah, ada juga yang kombinasi berbagai macam warna. Biji Kopi yang sudah kamu sangrai siap kamu kirimkan ke Kafe-Kafe yang memintanya.
  6. Kapal : Adalah ikon khusus yang akan membantumu mengefisiensikan ekspansi perusahaanmu.

Dalam giliranmu, akan selalu ada tiga kartu di hadapanmu (dari dek) yang dapat kamu pilih. Apabila kamu mengambil sebuah kartu, kamu harus meletakkannya di atas paling tidak dua kolom dari kartu yang lama (tiap kartu terbagi menjadi enam kolom). Setelah kamu meletakkannya, kamu diperbolehkan melakukan aksi sesuai dengan jumlah Cangkir Kopi yang tersedia.

Cafe bagi saya terasa sebagai sebuah permainan sederhana yang bisa diselesaikan dalam 30 – 40 menit. Kamu meletakkan kartu di atas kartu lantas mengeksekusi Action sesuai yang kamu butuhkan. Ulangi delapan kali… dan selesai. Satu-satunya hal yang mungkin bisa menganggu flow game ini adalah saat fase pemilihan kartu. Mengingat kartumu bisa diletakkan dalam tata orientasi yang berbeda-beda, pemain yang kesulitan memvisualisasikan peletakannya mungkin akan mencoba-coba menempel-nempelkan kartunya, dan memberikan Downtime kepada pemain yang lain.

Dan itu disebabkan peletakan adalah salah satu faktor krusial di dalam game ini. Meletakkan beberapa Mesin Sangrai atau Mesin Pengering secara berdampingan akan sangat membantu efisiensimu, karena dengan satu Action Point saja kamu bisa mengeringkan / menyangrai beberapa jenis Biji Kopi sekaligus. Apabila kamu bisa memiliki grup tiga Mesin Pengering dan Mesin Sangrai saja, saya yakin bahwa Bisnis Kopi-mu pasti berjalan baik… tentunya kalau kamu bisa mendistribusikan biji-biji kopi itu kepada Cafe yang membutuhkannya.

Satu elemen unik lain di dalam game ini adalah perhitungan poin di End Game-nya. Bukannya menghitung nilai dari jumlah kopi terbanyak yang kamu produksi, kamu justru mendapatkan skor dari dua biji kopi TERSEDIKIT kamu. Unik bukan? Dengan kata lain apabila kamu ingin mendapatkan poin banyak di akhir game, kamu tak boleh menganaktirikan Biji Kopi yang manapun juga!

Cafe merupakan Board Game Portugal pertama yang saya coba. Dan untuk sebuah Board Game ringan, game ini cukup sukses. Karena dasarnya ia merupakan permainan yang cukup solitaire, memainkannya secara Solo pun terasa bak mengutak-atik Puzzle yang menyenangkan bagiku. Sayang sih, tidak ada AI yang dipersiapkan game untuk melawan sehingga mode Solo praktis merupakan metode BYOS (Beat Your Own Score). Secara komponen pun tak ada yang terlalu spesial di game ini, agak disayangkan bahwa representasi biji kopi di game ini tak bisa dengan bentuk Meeple yang agak unik (bentuk biji kopi) melainkan hanya kotak cube Board Game Euro yang standar. Yah, mungkin untuk menekan supaya ongkos produksinya tidak terlalu tinggi.

At the end of the day, kalau kamu suka minum Kopi, this is the Board Game you should play while drinking your Java. Seruput.

Score: 7.0

reviewapasaja View All

A movie, book, game, TV series, comic, manga, board game, bla bla bla, etc etc etc lover. He tends to ramble about a lots of stuff in life. You can follow in his IG page @dennisivillanueva for his daily ramblings.

Leave a Reply

%d bloggers like this: