Skip to content

My Next Life as a Villainess: All Routes Lead to Doom!

Kalian pikir hanya cowo saja yang suka dengan game-game Harem? Not at all. Perempuan juga suka kok! Itulah kenapa belakangan ini semakin banyak saja game-game Otome diciptakan buat para wanita. Otome Game, buat kalian yang tidak familiar, adalah sebuah game Dating Simulation di mana sebagai seorang protagonis utama wanita kalian harus berhasil menjadi pacar atau membuat salah satu karakter pria di dalam game tersebut jatuh cinta kepadamu.

Protagonis utama di dalam serial anime ini meninggal setelah terlibat dalam sebuah kecelakaan dan ia tertransportasi ke sebuah dunia lain. Dengan kata lain, yes, this is yet another Isekai anime. Bedanya, gadis ini terlahir di dalam tubuh Katarina Claes. Katarina Claes ini bukan protagonis utama dalam game Otome yang populer di dunia: Fortune Lover, sebaliknya ia adalah sang Villain dari cerita tersebut!

Dalam skenario asli dari Fortune Lover, Katarina Claes adalah rival dari Maria Campbell, protagonis utama dari Fortune Lover. Dia akan selalu berusaha menjelek-jelekkan Maria (yang datang dari golongan rakyat jelata) supaya Maria gagal menikah dan Pangeran manapun yang dipersiapkan game menjadi calonnya. Kalau kalian pernah bermain Harvest Moon tentu cukup familiar dengan konsep rival ini.

Akan tetapi ketika suatu hari Katarina tersandung lantas jatuh, ia kemudian mampu mengingat kembali kehidupan masa lalunya dan menyadari bahwa kalau ia tidak cepat-cepat bertindak, masa depannya sebagai Katarina akan sangat suram. Dia akan dibuang dari Kerajaan atau dibunuh karena para Pangeran geram akan kejahatannya kepada Maria!

Panik akan hal ini, Katarina mengubah sifatnya 180 derajat dan memutuskan untuk menjadi seorang gadis baik-baik. Perlahan tapi pasti, ia mencoba berteman dengan semua Pangeran yang ada. Begitu juga dengan Maria dan Rival-Rival cintanya yang lain. Hasilnya sangat mujarab! Katarina bukan sekedar membuat para Pangeran lain jatuh cinta kepadanya, bahkan Maria dan semua gadis lain pun turut kesengsem dengannya!

12 Episode dalam serial anime ini berlalu dengan amat ringan sehingga cocok buat kalian yang ingin tontonan slice-of-life yang santai. Melihat kebodohan Katarina terasa lucu dan kadang juga menggemaskan, walaupun karakternya terasa amat sangat Mary Sue sekali. Tapi ya sudahlah, hampir semua karakter Isekai memang dibuat overpowered di dunia mereka masing-masing… sehingga ini merupakan trope yang sudah saya ekspektasikan.

Terlepas dari itu, anime ini sebenarnya forgettable dan minim konflik. Saya tak pernah merasakan Katarina memiliki konflik apapun dengan siapapun sepanjang cerita. Dan karena itu memasuki episode kelima dan keenam serial ini ia mulai menjadi repetitif dan membosankan. Bahwa segenap karakter di dalam serial anime ini berulang kali memuji mengatakan Katarina baik, tulus, polos, lama-lama malahan membuatku jengkel.

Satu-satunya konflik yang ada di dalam serial ini muncul menjelang dua episode terakhirnya, dan bahkan untuk itupun masalah seperti terlalu cepat diselesaikan. Again, it’s a missed opportunity untuk membuat anime ini lebih dari sekedar a fluff anime.

Kalau kalian ingin sebuah anime yang berbicara tentang strata antara bangsawan dan rakyat jelata secara lebih mendalam, isu perselingkuhan dalam rumah tangga secara lebih detail, atau karakter anime yang tumbuh dan berkembang Anime ini akan mengecewakan kalian. Tapi kalau kalian suka anime Otome di mana karakter utamanya tanpa cela dan dicintai baik kaum adam maupun kaum hawa, you can’t go wrong with this anime. But don’t expect to find any depth in it.

Score: 6.0

reviewapasaja View All

A movie, book, game, TV series, comic, manga, board game, bla bla bla, etc etc etc lover. He tends to ramble about a lots of stuff in life. You can follow in his IG page @dennisivillanueva for his daily ramblings.

Leave a Reply

%d bloggers like this: