Everdell

Setelah Serpent War membuat para binatang hutan tersiksa, sebagian memutuskan untuk mengadakan perjalanan dan pindah ke sebuah tempat yang terhindar dari perang. Perjalanan itu membawa mereka ke sebuah tempat yang nantinya tumbuh menjadi Ever Tree: sebuah tempat yang damai dan terhindar dari perang. Para binatang hutan pertama menamakan tempat ini: Everdell.

Generasi demi generasi berlalu dan Everdell pun tumbuh sebagai komunitas binatang hutan. Permainan ini akan berlangsung dalam empat ronde: Musim Dingin, Musim Semi, Musim Panas, dan Musim Gugur. Pilih satu dari empat tipe binatang hutan yang ada: Kura-kura, Tupai, Kelinci, atau Landak dan mulailah membangun komunitas dan mengundang binatang-binatang ke dalam komunitasmu. Bagaimana komunitasmu akan tumbuh di bawah lindungan pohon Ever Tree?

Seperti yang saya sebutkan di atas Everdell adalah sebuah Board Game di mana kamu bertindak sebagai salah satu faksi yang tengah membangun komunitasmu. Komunitas itu dibangun dengan memainkan kartumu. Game ini terbagi dalam dua kartu: Kartu Bangunan dan Kartu Penduduk. Masing-masing bangunan maupun penduduk memiliki VP (Victory Point) masing-masing. Kamu bisa mengundang Penduduk dengan membayar Resource makanan tetapi ada penduduk-penduduk tertentu yang akan datang ke Bangunan-Bangunan yang cocok dengannya. Misalnya: kalau kamu memiliki Bangunan bernama Courthouse maka Penduduk Judge akan datang dengan sendirinya tanpa kamu perlu membayar Resource makanan apapun.

Mekanik Everdell inilah yang membuatnya sangat menguntungkan bagi pemain yang memiliki efisiensi yang bagus dalam bermain. Game ini terasa sangat terbatas pada satu dua ronde pertama dikarenakan kamu hanya memiliki dua dan tiga Worker saja sementara ada begitu banyak pilihan spot yang bisa ditempati di Board. Di awalnya saya sampai menyangka pasti ada kesalahan dalam penjelasan peraturan dalam game ini, tak disangka-sangka memasuki ronde ketiga dan ronde terakhir opsi-opsi permainan makin terbuka untuk melakukan kombinasi beraneka ragam kartu-kartu Bangunan dan Penduduk yang ada.

Everdell adalah sebuah Board Game cantik yang digarap oleh designer baru: James A. Wilson. Sebagai seorang designer baru saya terkejut melihat bagaimana Wilson menggarap sebuah Board Game dengan memadukan mekanik Worker Placement dan Resource Management yang sangat berhasil. Ya, mekanik yang dipakai di dalam game ini bukan sesuatu yang baru dan lebih terasa seperti gabungan beberapa mekanik yang pernah kita lihat di Board Game-Board Game klasik semacam Stone Age maupun 7 Wonders. Toh, Wilson meramu mekanik-mekanik itu dan menghasilkan sesuatu yang baru dalam Everdell. Percayalah, mampu melakukan kombo beraneka ragam dengan kartu Bangunan maupun Penduduk yang ada di kotamu sangatlah memuaskan!

Hanya saja, jangan mengharapkan Everdell menjadi sebuah game yang bisa kamu kuasai atau mengerti dalam satu kali permainan saja. Dek kartu di dalam game ini sangat besar sehingga di setiap permainan kamu akan mendapatkan variasi kartu yang berbeda-beda. Di satu sisi ini terkadang menyulitkan kamu mengeksekusi strategi yang kamu inginkan (karena kartu kombo yang kamu inginkan belum tentu keluar) tetapi di lain sisi ia memaksa pemain untuk terus kreatif melakukan pengaturan ulang terhadap strategi yang akan ia pakai dalam permainan. Itu yang membuat replayability Everdell tinggi: ia akan tetap fresh walau berkali-kali dimainkan. Asal tahu saja pada play awalku dengan tiga teman lain, kami berempat memakai strategi yang teramat sangat berbeda dari awal hingga akhir permainan! Itu juga yang bisa menjadi titik kelemahan dari Everdell; pemain veteran yang sudah terbiasa dengan dek yang ada akan mampu dengan mudah melakukan kombo dan menghancurkan pemain-pemain baru yang belum familiar dengan apa saja yang ada dalam dek kartu Everdell.

Artwork dalam Everdell mulai dari Rulebook, Kartu, sampai Board-nya sendiri didesign dengan amat sangat cantik oleh Andrew Bosley. Tak seperti Wilson, Bosley adalah seorang designer senior yang cukup lama berkecimpung di dunia design Board Game. Saya sangat mengapresiasi bagaimana fleksibilitas karya-karyanya. Saya punya dua Board Game lain yang ia design: Blood Bowl: Team Manager the Card Game dan Citadels (remake) dan saya harus bilang setiap artwork dalam game yang ia ciptakan berbeda-beda. Salut untuk Bosley yang bisa menyesuaikan gaya gambarnya dengan Board Game yang ia design. Satu-satunya kekurangan dalam komponen game ini adalah pohon Ever Tree sendiri. Ia terasa… SANGAT – SANGAT gimmicky. Saya merasa bahwa gimmick pohon itu malah tak usah dipakai karena hanya menghabiskan tempat di meja yang kadang sudah terbatas.

Pada akhirnya Everdell tidak salah menjadi salah satu Board Game yang paling menarik perhatian di tahun ini. Komponen dan artwork yang cantik, mekanik gameplay yang solid (walau tak mudah diajarkan kepada pemain baru) sampai theme yang ‘hidup’ membuat Everdell salah satu Board Game paling fun yang saya mainkan di tahun ini. But the best? Hm… definitely not.

Score: 8.0

Leave a Reply