Spies in Disguise

Setelah 21st Century Fox dibeli oleh Disney, banyak bagian dan properti-properti darinya menjadi milik Disney. Salah satu studio di bawah 21st Century Fox yang jadi milik Disney adalah Blue Sky Studios, studio yang terkenal dengan franchise Ice Age dan Rio. Nasib Blue Sky tentu saja menjadi tanda tanya besar. Masih perlukah Disney menambah studio animasi baru lagi mengingat mereka sudah punya dua studio animasi di bawah banner mereka: Studio Pixar (The Incredibles, Toy Story, dkk) dan Studio Disney (Frozen, Tangled, dkk) sendiri. Banyak desas-desus mengatakan kalau Blue Sky akan dibubarkan saja sementara karyawan mereka beberapa akan dipertahankan dan diserap oleh kedua studio animasi Disney lainnya, tapi sampai saat ini belum ada keputusan apa-apa.

Di akhir tahun 2019 Disney memutuskan untuk tetap merilis film animasi yang sudah digarap oleh Blue Sky saat masa negosiasi antara 21st Century Fox dengan Disney. Maklum, film Spies in Disguise ini memiliki dua nama kawakan yang mengisi suaranya. Yang pertama adalah Will Smith dan yang kedua Tom Holland. Ini menandakan kembalinya Will Smith ke ranah menyuarai film animasi semenjak pertama melakukannya di Shark’s Tale dulu sementara ini merupakan debut bagi Tom Holland sebelum kemudian melakukannya lagi via Onwards di Pixar. Bila memang ini merupakan film terakhir rilisan Blue Sky, apakah mereka go out with a bang?

Lance Sterling adalah seorang agen jenius yang selalu bisa menyelesaikan setiap misinya. Akan tetapi saat menjalankan misinya yang terakhir Lance gagal menangkap si penjahat. Lebih buruknya lagi sang penjahat misterius ini bahkan mencemarkan nama baik dari Lance – membuatnya berbalik dikejar oleh agensinya sendiri tempat ia bekerja. Satu-satunya harapan bagi Lance untuk bisa membersihkan nama baiknya adalah bekerja dengan ilmuwan muda yang nyentrik di agensinya: Walter. Maklum, Walter mengatakan bahwa ia punya ramuan khusus yang bisa membuat Lance ‘menghilang’. Alih-alih menghilang kesalahan saat meminum ramuan justru membuat Lance menjadi seekor… BURUNG MERPATI. Bisakah Walter dan Lance membersihkan nama baik sang agen dan menghentikan sang kriminal sementara sang agen sekarang berwujud seekor burung?

Lucu dan membuat saya tertawa terpingkal-pingkal. Itu adalah reaksi pertama saya setelah selesai menonton Spies in Disguise. Sudah lama saya tidak tertawa selepas ini melihat humor-humor slapstick di film ini. Untung saja humor-humor slapstick di film ini tak ditawarkan secara kampungan (Minions, I am looking at you!) tetapi menyatu dengan baik dalam konteks cerita. Duet sutradara Troy Quane dan Nick Bruno juga menyeimbangkan porsi humor film ini dengan porsi dramanya. Ada banyak adegan kekerasan serta adegan-adegan mature di film ini yang menurut saya membuatnya lebih pantas untuk ditonton anak berumur 10 tahun ke atas.

Kekuatan film ini datang dari banter sepanjang film dari Will Smith dan Tom Holland. Keduanya melakukan tugas voice acting mereka dengan baik. Bagi Will Smith, film ini menunjukkan kematangannya sebagai seorang aktor – 15 tahun setelah menjadi Oscar di Shark’s Tale. Lance Sterling memang didasarkan tokoh Will Smith – kalian tak bisa menyangkal hal itu – tapi karisma Will Smith bekerja maksimal menghidupkan peran ini. Setelah mampu menguasai peranannya sebagai Genie, Will Smith lagi-lagi menunjukkan jangan pernah meremehkan timing komediknya yang selalu tajam. Di sisi lain saya sangat terkesan dengan Tom Holland. Oke, peran Walter memang bukan peran yang terlalu menantang dan pendapat penonton pun sudah lebih dibentuk karena keluguan Walter pas dengan image Tom Holland yang juga polos tapi keberhasilan Holland membentuk chemistry dengan aktor senior adalah salah satu nilai plus aktor muda satu ini. Setelah melakukannya di on-screen bersama Robert Downey Jr., Holland lagi-lagi sukses membentuk chemistry – walau sekedar hanya dengan suara – bersama Will Smith; salah dua dari jajaran aktor senior terbaik Hollywood saat ini. Not bad at all boy.

Kalau kalian menyukai film spy dan ingin mereka hadir dalam sebuah format animasi, Spies in Disguise akan memuaskan dahaga kalian. Lance Sterling adalah sosok yang stylish dan keren ala James Bond. Walter adalah sosok Q yang dianimasikan dengan kepolosannya dan puluhan gadget aneh-anehnya. Semua makin lengkap bila ditambah dengan berbagai macam locale eksotik yang dijelajahi oleh keduanya serta musuh dengan kekuatan bak seorang Bond Villain. This movie is definitely one of the best animated movie of 2019!

Score: 8

Leave a Reply