Skip to content

Lupin III: The First

Lupin III adalah karakter anime ikonik ciptaan dari Monkey Punch. Semenjak muncul di manga tahun 1967, selama lebih dari 50 tahun karakter Lupin, Fujiko Mine, Jigen, dan Goemon sudah menjadi karakter klasik dari anime Jepang. Setiap pecinta anime Jepang dipastikan kenal siapa itu Lupin, dikarenakan tiap beberapa tahun sekali akan ada anime soal Lupin dibuat. Di antara semuanya film dari Lupin III yang paling terkenal adalah filmnya di tahun 1979 yang dibuat oleh Hayao Miyazaki muda dengan judul The Castle of Cagliostro.

Walaupun The Castle of Cagliostro sebenarnya cukup jauh berbeda dengan Lupin III versi manga, kesuksesannya membuat jenis Lupin yang baru. Lupin versi manga lebih mengumbar kekerasan dan seks, sementara Lupin versi animasi cenderung diperuntukkan aman untuk konsumsi seluruh keluarga. Semenjak The Castle of Cagliostro, ada empat film Lupin III lain yang dirilis, tetapi tak bisa menyamai kesuksesan dari karya Studio Ghibli itu.

Sejak tahun 1996 film Lupin III di layar lebar tidak ada lagi dan rata-rata keberadaannya hanya bisa ditemui di layar kaca melalui serial-serial animasi. Itu berubah ketika di tahun 2017 ada rumor bahwa Lupin III akan digarap dengan format animasi 3D di layar lebar. Dan benar saja, rumor itu segera dikonfirmasi. Film Lupin III: The First – judul resminya – akan disutradarai oleh Takashi Yamazaki (yang dulu membuat Doraemon: Stand By Me) dan dianimasikan oleh TMS Entertainment dan Marza Animation Planet. Bisakah transisi Lupin dari 2D ke 3D berjalan dengan lancar?

Lupin sang gentlemen thief kembali beraksi! Kali ini dia ingin mencuri sebuah Buku bernama The Bresson Diary yang dulu gagal dicuri oleh Kakeknya (Arsene Lupin yang pertama). Sekali lagi Inspektur Zenigata mengejarnya sementara Lupin dibantu oleh dua partner karibnya: Jigen sang penembak jitu dan Goemon sang samurai pengembara. Pencurian Lupin membawanya bertemu dengan seorang gadis muda bernama Laetitia yang ingin menjadi arkeolog. Karena keinginan mereka sama, kali ini Lupin bekerja sama dengan Laetitia untuk mendapatkan The Bresson Diary. Sukseskah Lupin dan kawanannya? Atau kali ini Zenigata akan sukses menangkap Lupin?

Sebagai sebuah film heist / adventure, Lupin III: The First sangat berhasil mengusung semangat Lupin yang family-friendly. Bahkan tidak berlebihan kalau saya mengatakan bahwa ini adalah film animasi Lupin III yang terbaik semenjak The Castle of Cagliostro. Sebuah tribut yang sempurna bagi Monkey Punch, mangaka Lupin III yang meninggal di tahun 2018 lalu. Melihat montage opening film ini saja membuat saya langsung tertarik menontonnya, walaupun pada akhirnya dari segi plot tak ada yang baru yang diperkenalkan dalam film ini.

Tepuk tangan bagi TMS Entertainment dan Marza Animation Planet yang mampu menampilkan ekspresi dari Lupin III dan rekan-rekannya di dalam film ini. Inilah poin yang terpenting dari film Lupin III, karakter itu adalah sosok yang memiliki wajah karet dan menampilkan ekspresi beragam. Apabila hal itu gagal ditampilkan dalam format 3D maka filmnya gagal. But no worries here, momen-momen itu ditampilkan secara sempurna dan brilian, I can’t think of a better way to animate Lupin III. Dan itu tak hanya dari mimik muka para karakternya saja tapi sampai pada semua momen-momen aksi di film ini. Tiap karakter dalam film ini mendapatkan kesempatan mereka untuk bersinar, jadi tak perlu khawatir!

Pada akhirnya, kalau kalian sudah kangen dengan Lupin III dengan gangnya, ini adalah film yang tak boleh luput dari daftar tonton kalian. Saya sangat berharap kalau film ini akan dibuat sekuelnya, semoga dengan plot yang lebih inventif tetapi tetap timeless bak film ini. Highly, highly recommended!

Score: 8.0

reviewapasaja View All

A movie, book, game, TV series, comic, manga, board game, bla bla bla, etc etc etc lover. He tends to ramble about a lots of stuff in life. You can follow in his IG page @dennisivillanueva for his daily ramblings.

Leave a Reply

%d bloggers like this: