Skip to content

Marvel Champions

Fantasy Flight Games membuktikan bahwa mereka adalah perusahaan yang sanggup menggaet atensi gamer melalui Living Card Game mereka. Sampai sekarang Fantasy Flight Games sudah mampu merilis banyak IP untuk Living Card Game mereka. Star Wars, The Lord of the Rings, Legend of the Five Rings, sampai Arkham Horror adalah contoh Living Card Game yang dirilis oleh Fantasy Flight Games.

Di antara semua seri tersebut yang hingga kini bisa dibilang merupakan entri LCG yang paling terkenal adalah Arkham Horror: The Card Game yang dirilis di tahun 2016 dulu. Saat ini Arkham Horror: The Card Game sudah memasuki tahun kelimanya, and it shows no sign of slowing down. Melihat kesuksesan dari franchise-franchise yang sudah ada di tangannya, bukan hal yang mengherankan bahwa Fantasy Flight Games mengincar properti berikutnya untuk dijadikan Card Game bagi mereka: Apa lagi kalau bukan Marvel – arguably the most popular Pop Culture icon for this era?

Marvel Champions dirilis oleh FFG di tahun 2019, dan sontak langsung menjadi hit besar bagi perusahaan tersebut. Bagaimana tidak? Game ini mengusung nama Marvel yang tengah mencapai puncak popularitas di tahun 2018 dan 2019 (melalui dwilogi penutup Avengers: Infinity War dan Avengers: Endgame). Melalui game ini, FFG menjanjikan pemain sebuah pengalaman memainkan para superhero Marvel. Dan ini adalah sesuatu yang berbeda dengan Marvel Legendary, sebuah Card Game populer Marvel lainnya yang dibuat oleh Upper Deck.

Review saya ini hanya akan membahas Core Box dari Marvel Champions saja. Saya akan mereview ekspansi karakter dan skenario di ulasan-ulasan yang lain. So, let’s get started.

Kotak Core Set Marvel Champions hadir dengan Lima karakter utama: empat yang lumayan populer dan satu yang tidak populer: mereka adalah Iron Man, Spider-man, Captain Marvel, Black Panther, dan… She-Hulk. Kalian yang menginginkan karakter lain macam Thor, Captain America, Hawkeye, dan lain-lainnya harus gigit jari sebab FFG memaksa kalian untuk merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan karakter-karakter tersebut – dengan cara membeli ekspansi dari Marvel Champions.

However, to be honest, lima karakter yang ada di dalam game ini semuanya cukup fun kok untuk digunakan. Kelimanya juga memiliki gaya bermain yang berbeda-beda. Iron Man awalnya lemah tetapi akan menjadi semakin kuat apabila kamu membangun Armor miliknya. Di sisi lain Spider-man dan Captain Marvel termasuk superhero yang mudah digunakan sehingga disarankan oleh kreator game ini untuk menjadi superhero yang kalian pakai di awal permainan.

Game Marvel Champions bisa dibilang terbagi menjadi dua aspek: satu adalah aspek Deck Building di mana kalian menyusun dek kartu kalian. Core Box set Marvel Champions mengijinkan kalian untuk membangun sebuah Dek yang bisa dimainkan sampai empat orang (so… yay for FFG!) tetapi saya pribadi merasa bahwa ini adalah game yang menunjukkan kualitasnya bila dimainkan solo atau maksimal dua orang saja.

Deck Building di dalam Marvel Champions ini terbilang sangat mudah dan beginner-friendly bila dibandingkan dengan Living Card Game lain yang saya mainkan (Arkham Horror: The Card Game). Kamu cukup memilih salah satu warna (disebut sebagai Aspect dalam game ini): Merah (Aggresion), Kuning (Justice), Biru (Leadership), dan Hijau (Protection). Kalau kamu ingin karaktermu brutal menyerang, kamu bisa pakai Merah, kalau ingin support… Biru, dan melindungi… Hijau. Yang balance di semua sisi? Kuning, tentu saja. Cukup memilih salah satu Aspek dan pilih kartu yang kalian suka. Tambahkan beberapa kartu lagi dari Dek bawaan karakter dan Dek Basic (warna Abu) dan karakter kalian sudah siap untuk dibawa maju perang!

Aspek kedua dalam game ini tentu saja adalah Battle-nya. Buat apa kamu siap-siap mempersiapkan karaktermu kalau bukan untuk mempersiapkannya menghabisi musuh? Dalam game ini ada tiga musuh yang dipersiapkan untukmu. Dua musuh pertama bisa dibilang hanya musuh kacangan (tetapi bukan berarti mudah dikalahkan): Rhino dan Klaw, ditutup dengan klimaks musuh yang terkuat: Ultron. Ketiga musuh ini memiliki cara bermain tersendiri dan kamu sebagai gamer harus berpikir cara yang terbaik untuk mengalahkan mereka.

Mode bertarung di dalam game ini terbagi dalam dua bagian: fase pemain dan fase musuh. Dalam fase pemain kamu bisa mengeluarkan serangan dan memakai kartu-kartumu untuk melakukan berbagai hal, mulai dari menyerang musuh, menggagalkan niat busuknya, sampai menyembuhkan dirimu yang terluka. Sebaliknya dalam fase musuh, mereka akan menggunakan kesempatan untuk menyerangmu, memajukan niat busuk mereka, dan kalau kamu tidak hati-hati mereka bisa memenangkan permainan!

Marvel Champions adalah sebuah Living Card Game yang cocok untuk para pemain pemula. Walaupun usia yang disebut cocok bermain game ini adalah 16 tahun ke atas, saya percaya bahwa asalkan anak memiliki pengetahuan bahasa Inggris yang memadai dan tak keberatan membaca kartu, usia 12 – 13 tahun pun sudah bisa memainkan game ini, dan takkan makan waktu lama bagi mereka untuk belajar menganalisa kelemahan dan kelebihan setiap superhero yang mereka pakai.

Dengan kualitas artwork yang mumpuni, ditambah dengan begitu banyaknya ekspansi yang sudah dirilis dan disiapkan berikutnya oleh Marvel, jangan heran kalau Marvel Champions adalah the next best thing in the LCG World. Oh, dan jangan khawatir, ini bukan sekedar sebuah Living Card Game ala FFG yang dibalut dengan bungkus Marvel. Terlepas dari satu dua persamaan dasar dengan Arkham Horror: The Card Game, Marvel Champions beda jauh dengannya.

Apakah kalian sudah siap menyumbangkan semua uang anda kepada FFG lagi? Kalau jawabannya ya: saya hanya bisa berkata… AVENGERS ASSEMBLE!

Score: 8.0

reviewapasaja View All

A movie, book, game, TV series, comic, manga, board game, bla bla bla, etc etc etc lover. He tends to ramble about a lots of stuff in life. You can follow in his IG page @dennisivillanueva for his daily ramblings.

Leave a Reply

%d bloggers like this: